Wolfies! Siap Serbu 120 Judul Buku Anak Islami Little Ummah?
Country Director Big Bad Wolf Books Indonesia, Marthius Wandi Budianto mengatakan lebih dari 120 judul buku anak ini mengajarkan generasi sejak dini tentang nilai-nilai Islami.
"Lebih dari 120 judul ini mengajarkan generasi sejak dini tentang nilai-nilai seperti kesabaran, rasa syukur, menghormati orang tua, dan juga berbagai konsep tentang dunia. Termasuk topik-topik seperti multiverse lainnya, ada soal salju, bahkan hal-hal yang memang menarik bagi anak-anak seperti berbagai jenis binatang," katanya saat jumpa pers di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (7/10).
Baca juga: Big Bad Wolf Rayakan 1 Dekade di Indonesia |
Wandi berharap lebih dari 120 buku bisa kasih pembelajaran kepada generasi sejak usia dini, sekaligus sesuai dengan kebutuhan para orang tua di Indonesia.
"Dan ini tidak hanya akan tersedia di Jakarta saja. Ke depannya, kami juga akan hadir di kota-kota lain dengan lebih banyak judul buku yang akan kami tambahkan, akan ada juga berbagai program yang akan kami highlight," katanya.
"Karena buku-buku seperti ini memang menjadi salah satu kebutuhan penting bagi para orang tua, terutama orang tua Muslim yang selama ini cukup kesulitan mencari buku yang dapat menjadi pendamping bagi anak-anak dalam belajar mengenai AlQur'an dan nilai-nilai Islam," sambung Wandi.
Author and Co-Founder Sidr Productions, Dr. Nousheen Zakaria, yang turut hadir juga bilang buku-buku Little Ummah yang diterbitkannya dimulai dengan eksplorasi dan kebutuhan keluarga muslim yang ingin mengenalkan nilai Islam.
"Kami mulai menerbitkan buku anak Islami yang futuristik, play-based, dan mencari kurikulum yang mengkoneksikan ke AlQuran, buku anak yang interaktif dan baik. Saya gak bertemu dengan ciri-ciri itu di pasar, cuma yang berwarna dan estetik saja," kata Nousheen.
Little Ummah pun mulai menerbitkannya dengan buku pertamanya, My Quran Journey. "Tema-tema berikutnya semakin banyak. Buku soal shalawat, sahabat Nabi, gimana kalau kamu marah, kesal, dan kita bawa yang kurikulum internasional ini ke dunia," pungkasnya.
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
