×
Ad

Ini Saran Buat Seniman yang Mau Go International

Tia Agnes Astuti - detikPop
Jumat, 25 Sep 2026 11:06 WIB
Foto: dok. Komunitas Salihara/Witjak Widhi Cahya
Jakarta -

Berkarier sebagai seniman bisa mendunia dengan berbagai cara. Stereotip terhadap pilihan profesi di ranah seni itulah yang ditepis oleh seniman performans, Melati Suryodarmo, yang jadi ketua tim juri kompetisi seni lukis UOB.

Menurut Melati, di masa sekarang stereotip itu gak ada. Setiap seniman bisa eksis dengan mengembangkan ciri khasnya masing-masing.

"Saya kira kalau di zaman dahulu, kalau mau internasional harus mengangkat budaya Indonesia yang adiluhung. Harus yang elemen tradisi karena seniman harus jadi representasi kebudayaan kita dalam kancah internasional," ucapnya saat ditemui di kawasan Sudirman, Jakarta, Kamis (24/9/2026).

Melati cerita sejak era global yang dimulai dekade 1980-an, seni rupa Indonesia juga mengalami efek globalisasi tersebut.
"Tema-tema yang muncul juga gak selalu omongin kultur negaranya sendiri," tegasnya.

Seniman Indonesia juga gak selalu nampilin karya seni yang bergaya MOOI Indie atau serba indah. Tapi lebih ke temanya kehidupannya sendiri dan hal itu bisa menyentuh ranah global.

"Misalnya berkarya dengan tema lokal, dari kelokalan itu apa yang bisa dikomunikasikan di masyarakat global. Bukan foto jurnalistik atau pemikiran seniman secara global. Artinya si seniman bisa meneliti sejarah Indonesia namun dari pespektif global," terangnya.

Hal yang sama juga diungkap seniman asal Bandung, Aurora Arazzi. Ia baru saja pulang setelah residensi (bermukim dan berkarya) selama dua bulan di Cité internationale des arts, Paris.

Menurut Aurora, rekan sesama senimannya yang melakukan reisdensi juga banyak yang menggambarkan keindahan dirinya sendiri.

"Ada satu teman saya yang memotret dirinya dan keindahan tubuhnya, dan juga warna. Ada juga terinspirasi dari gerak semut hitam di rumput, ada juga yang melukis karena sedang musim melon. Aku mikirnya, mereka se-save apa ya, gak mikir kondisi negaranya mereka," terangnya.

"Di Indonesia kompleks ya dan kaya banget sama budaya, gesekan sosial dan politik, dan banyak yang dibahas. Karya di sini, isu sosial dan realitanya mempengaruhi kondisi warganya, dan juga senimannya merefleksikan apa yang ada," sambung Aurora.

Bahkan Aurora juga bilang sebetulnya menjadi seniman yang berhasilnya ada banyak cara. "Yang harus dipegang itu tetap berusaha membuat apa yang paling kamu suka dan dekat, selalu dilatih saja menurut saya. Setiap pameran dan buat karya yang dapat selalu bagus dan lebih baik lagi," pungkasnya.



Simak Video "Video: Kreaby, Membuka Jalan Seniman Autistik Menembus Dunia"

(tia/aay)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork