×
Ad

8 Tradisi Jepang yang Sering Digambarkan dalam Anime

Tia Agnes Astuti - detikPop
Rabu, 16 Sep 2026 20:12 WIB
Foto: REUTERS/Issei Kato
Jakarta -

Kalau detikers suka nonton anime, pastinya ngeh ada banyak tradisi Jepang yang digambarkan ke dalamnya. Mulai dari tradisi melihat bunga sakura sampai beberapa festival yang konsisten digelar di Jepang.

Berikut 8 tradisi Jepang yang sering digambarkan dalam Anime, seperti dirangkum redaksi detikpop:

1. Hanami (Melihat Bunga Sakura)

Tradisi berkumpul di bawah pohon sakura saat musim semi untuk menikmati keindahan bunga, biasanya sambil makan dan berbincang.

Biasanya dalam anime, ada sekelompok teman mengadakan piknik hanami. Di tengah suasana santai, mereka mengenang masa sekolah, mengungkapkan perasaan, atau menghadapi perpisahan karena kelulusan.

2. Matsuri (Festival Musiman)

Festival lokal dengan stan makanan, permainan, pertunjukan, dan kembang api. Karakter anime sering mengenakan yukata ketika menghadirinya.

Para tokoh pergi ke festival musim panas. Setelah bermain dan membeli makanan, mereka terpisah dari rombongan dan akhirnya bertemu di bawah pertunjukan kembang api, sering menjadi momen romantis atau emosional.

3. Tanabata (Festival Bintang)

Tradisi yang berkaitan dengan legenda Orihime dan Hikoboshi. Orang-orang menuliskan harapan pada kertas tanzaku lalu menggantungkannya pada bambu.

Seorang tokoh menuliskan harapan rahasia di tanzaku. Teman-temannya berusaha mengetahui keinginannya, sementara cerita berkembang menjadi kisah tentang persahabatan, cinta, atau impian masa depan.

4. Shōgatsu (Tahun Baru Jepang)

Tahun Baru merupakan salah satu perayaan penting di Jepang, dengan kegiatan seperti mengunjungi kuil, menikmati makanan khas, dan memberikan salam tahun baru.

Keluarga protagonis berkumpul untuk Tahun Baru. Mereka kemudian pergi ke kuil untuk hatsumōde dan bertemu teman-teman. Momen ini sering digunakan anime untuk memperlihatkan kehidupan keluarga dan hubungan antarkarakter.

5. Hatsumōde (Kunjungan Pertama ke Kuil)

Kunjungan pertama ke kuil atau tempat ibadah pada awal tahun untuk berdoa dan memohon keberuntungan.

Biasanya, para karakter pergi bersama ke kuil. Mereka membeli omamori, mencoba ramalan keberuntungan (omikuji), dan berdoa untuk masa depan. Biasanya muncul sebagai episode spesial Tahun Baru.

6. Setsubun (Festival Mengusir Oni)

Salah satu kegiatan terkenalnya adalah mamemaki, yaitu melempar kacang kedelai sambil mengucapkan ungkapan untuk mengusir roh jahat dan menyambut keberuntungan.

Seorang karakter mengenakan topeng oni dan menjadi sasaran lemparan kacang teman-temannya. Adegan yang awalnya lucu kemudian dapat berubah menjadi cerita tentang mengusir "hal buruk" dari kehidupan mereka.

7. Obon (Mengenang Leluhur)

Periode tradisional untuk mengenang dan menghormati leluhur. Dalam budaya populer, Obon juga sering dikaitkan dengan suasana musim panas dan kepulangan keluarga.

Tokoh utama pulang ke kampung halaman bersama keluarganya. Saat mengikuti kegiatan Obon, ia mengingat anggota keluarga yang telah meninggal atau bertemu seseorang dari masa lalunya.

8. Bon Odori (Tarian Festival Obon)

Tarian tradisional yang dilakukan dalam suasana festival, biasanya mengelilingi panggung atau menara kecil yang disebut yagura.

Para karakter menghadiri festival Obon dan mencoba mengikuti gerakan Bon Odori. Di sela-sela tarian, terjadi pertemuan tak terduga yang membuka kembali hubungan atau konflik lama.



Simak Video "Video: Siap-siap! Anime One Punch Man Season 3 Rilis 12 Oktober"

(tia/wes)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork