Menelusuri Ruang-ruang ARTJOG 2026

Tia Agnes Astuti
|
detikPop
Pengunjung berfoto di pintu masuk area pameran saat pameran seni rupa  ARTJOG 2026 bertajuk ARS LONGA: GENERATIO di Jogja National Museum (JNM), Yogyakarta, Sabtu (20/6/2026). Perhelatan seni bertaraf internasional yang menjadi ruang pertemuan antara karya, seniman, dan penikmat seni dari berbagai latar belakang itu berlangsung hingga 30 Agustus 2026. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/sgd
Foto: ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko
Jakarta - Tinggal sepekan terakhir, festival seni rupa ARTJOG bakal berakhir pada 30 Agustus 2026 di Jogja National Museum (JNM), Yogyakarta. Mengusung tema Ars Longa Trilogia, festival ini menyoroti relevansi seni di tengah perubahan sosial, politik, dan ekologi.

Buat seniman komisi yang ditampilkan di bagian area depan, ada Roby Dwi Antono yang berkolaborasi dengan Museum of Toys. Ia membuat serangkaian karya instalasi patung dan ruang imersif yang bertajuk Generatio: Cylus Vitae.

Di bagian depan fasad utama, ada Vulnera: Bekas Luka Antargenerasi yang disusun dari lempeng terakota dengan rongga vertikal di bagian tengah. Memasuki ke karya Rahim Kolektif dan Generasi Alien, mengajak buat menerima dan menolak warisan melalui sajian figur-figur asing dengan rekaman ultrasonografi dan arsip medis janin dalam rahim seorang ibu.

Sementara pada ruangan terakhir, seri karya Roby ditutup dengan instalasi patung bertumpuk berbentuk kepala dengan tiga wajah berbeda-beda dengan judul Generatio Continua: Kematian sebagai Katalis Kelahiran Kembali Sebuah Generasi.

Pengunjung berfoto di pintu masuk area pameran saat pameran seni rupa  ARTJOG 2026 bertajuk ARS LONGA: GENERATIO di Jogja National Museum (JNM), Yogyakarta, Sabtu (20/6/2026). Perhelatan seni bertaraf internasional yang menjadi ruang pertemuan antara karya, seniman, dan penikmat seni dari berbagai latar belakang itu berlangsung hingga 30 Agustus 2026. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/sgdPengunjung berfoto di pintu masuk area pameran saat pameran seni rupa ARTJOG 2026 bertajuk ARS LONGA: GENERATIO di Jogja National Museum (JNM), Yogyakarta, Sabtu (20/6/2026). Perhelatan seni bertaraf internasional yang menjadi ruang pertemuan antara karya, seniman, dan penikmat seni dari berbagai latar belakang itu berlangsung hingga 30 Agustus 2026. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/sgd Foto: ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko

Berlanjut ke ruang lainnya di lantai pertama, ada karya instalasi kolaboratif Dolorosa Sinaga. Ia mengajak 16 alumni kelas Aktivisme Seni dari beragam usia untuk menampilkan arsip dan karya baru yang dibuat selama kelas tersebut berlangsung. Sejumlah karya itu kemudian disatukan dengan semangat Aksi Kamisan.

Selain itu, ada karya karya Restu Ratnaningtyas, Eldwin Pradipta, Mira Rizki mewakili segmen Prāctica yang menekankan pada praktik seni kontemporer dengan menyoroti berbagai isu, wacana, dan semangat zaman yang berkembang di generasi terkini.

Seniman-seniman yang terlibat di ARTJOG juga mengeksplorasi budaya digital dan komunkasi kontemporer. Dalam karya bertajuk Suara Dari Duri (2026), Darlane Litaay bersama D'raha & Lixno (Dialogus) merefleksikan lanskap sosial yang kian bising akibat derasnya arus informasi dan silang pendapat.

Selain mereka, ARTJOG 2026 juga menampilkan karya dari 44 seniman dewasa baik individu maupun kolektif, serta 52 karya dari anak-anak dan remaja dalam program ARTJOG Kids.

(tia/wes)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO