Ratu Semut Darojak dan Gegana 'Koloni' Serbu Pasar Mancanegara

Tia Agnes Astuti
|
detikPop
Novel Koloni versi Bahasa Inggris Karya Ratih Kumala
Foto: Penguin Random House
Jakarta - Kisah mengenai sang ratu semut muda Darojak dan seniornya, Gegana, siap menyerbu pasar buku mancanegara. Yes, kamu gak salah baca detikers. Novel fabel Koloni karya Ratih Kumala resmi terbit dalam bahasa Inggris mulai 11 Agustus 2026.

Penerbit Penguin Random House Southeast Asia mengumumkan menerbitkan karya novelis Gadis Kretek yang sukses diadaptasi ke series oleh Netflix. Serialnya memenangkan penghargaan Miniseri terbaik di Seoul International Drama Awards 2024, dan novelnya diterjemahkan ke berbagai bahasa.

Tokoh sentral dalam novel Koloni adalah Darojak, seekor ratu semut muda yang mencari perlindungan di koloni lain setelah kelompok koloninya sendiri hancur.

Saat menjadi ratu baru, ia terjebak dalam pertarungan sengit melawan Ratu Gegana yang kian menua. Tekad Gegana untuk mempertahankan kekuasan menyeretnya ke berbagai konflik, dan kehancuran.

Koloni menjadi kembalinya karya Ratih Kumala ke dalam industri buku. Dari kisah dunia kretek ke dunia bawah tanah para semut, Ratih mengatakan karyanya menjadi alegori tajam mengenai kekuasan politik, suksesi, ambisi, kesetiaan, dan kelangsungan hidup.

"Saya merasa takjub saat melakukan riset untuk novel ini. Saya menemukan begitu banyak kemiripan mencolok antara manusia dan semut," kata Ratih Kumala.

Menurut dia, pada dasarnya di antara manusia dan semut sama-sama makhluk sosial yang saling bergantung untuk hidup. "Tapi saling menghancurkan demi bertahan hidup," ujarnya.

Ratih Kumala menyadari cerita fabel menawarkan sarana yang ampuh sekaligus aman. Untuk kritik politik, novel Koloni jadi rekomendasi yang tepat bagi kamu yang menyukai novel Animal Farm karya George Orwell.

Kalau karya klasik Orwell menyoroti Revolusi Rusia 1917, novel Koloni menyajikan satir politik kontemporer melalui sudut pandang Asia Tenggara. Novel Koloni diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh Dalih Sembiring, penerjemah ternama di balik karya Eka Kurniawan, Man Tiger (Lelaki Harimau), yang masuk longlist Man Booker International Prize 2026.



(tia/aay)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO