×
Ad

Novel Terakhir Mendiang Keigo Higashino Terbit 5 Agustus

Tia Agnes Astuti - detikPop
Senin, 27 Jul 2026 17:25 WIB
Foto: Istimewa
Jakarta -

Novelis Jepang Keigo Higashino meninggal dunia pada 23 Juli karena sakit kanker usus besar yang diidap. Jelang akhir hayat, ia terus menulis dan berkarya.

Penulis produktif yang terkenal merilis novel misteri dan detektif ini dipuji karena mampu buat alur cerita yang rumit. Ada satu warisan terakhir dari mendiang Keigo Higashino yang rencananya bakal terbit bulan depan.

"Ia terus menulis sampai akhir hayatnya. Novelnya Eternal Memory atau Kenangan Abadi dijadwalkan rilis 5 Agustus 2026," tulis keterangan penerbit, seperti dilansir dari The Japan Times, Senin (27/7/2026).

Eternal Memory atau Eien no Kioku adalah novel misteri seri Detektif Galileo. Ceritanya fokus pada penusukan Detektif Kaoru Utsumi oleh seorang pria tua berusia 70-an yang kemudian bungkam setelah gagal bunuh diri.

Pelaku mencoba melompat dari gedung untuk bunuh diri namun gagal, lalu menolak bicara selama interogasi polisi. Dalam cerita, muncul seorang perempuan muda yang punya dendam pada Utsumi dan memaksa keterlibatan fisik dan mental para penyelidik.

Sepanjang karier, ia telah menulis 106 buku dan yang paling dikenal adalah The Devotion of Suspect X yang ceritain seorang guru matematika SMA yang merancang sebagai kejahatan sempurna.

Ia dianugerahi Penghargaan Naoki yang bergengsi pada tahun 2006 untuk judul tersebut, bersama dengan Penghargaan Misteri Honkaku - di antara sejumlah besar penghargaan yang ia terima atau dinominasikan selama hidup.

Pada 1985 di usia 27 tahun, ia mengirimkan novelnya yang belum terbit, After School, ke penghargaan Edogawa Rampo yang dimenangkannya. Pada 2014, ia dianugerahi Penghargaan Sastra Yoshikawa Eiji untuk The Final Curtain. Ia menjabat sebagai Presiden Asosiasi Penulis Misteri Jepang dari tahun 2009 hingga 2013.

Dalam sebuah wawancara di tahun 2011, seperti dilansir dari The Wall Street Journal, ia ingin menulis untuk mengejutkan pembaca dengan ide-idenya.

"Beberapa penulis bertujuan untuk menyentuh hati pembaca, yang lain ingin menulis kalimat-kalimat yang indah. Saya ingin pembaca terus-menerus terkejut dengan ide-ide saya," katanya dalam sebuah wawancara.

Pada tahun 2023, ia telah menjual lebih dari 100 juta buku di Jepang, menurut penerbitnya.



Simak Video "Review Akting dari Sudut Pandang Mas Wamen Kebudayaan"

(tia/tia)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork
InsertLive
Kamis, 01 Jan 1970 07:00 WIB