Studio Produksi Demon Slayer dan Solo Leveling Terbuka Pakai AI
Penggunaan AI jadi salah satu topik paling kontroversial terutama di industri hiburan. Anime yang butuh ribuan frame buat menghasilkan episode berdurasi standar lama dipuji sebagai salah satu kreatif terbesar dari manusia.
Baru-baru ini, Aniplex salah satu anak perusahaan Sony Music Entertainment Japan yang tergabung dalam komite produksi Demon Slayer dan juga ikutan garap Solo Leveling umumin keterbukaannya untuk pakai AI. Informasi ini diungkap oleh presiden Aniplex, Nishimoto Shu.
Dalam sebuah wawancara, ia bilang perusahaan bersedia merangkul AI. Shu juga menyatakan jika AI punya dampak positif pada karya para kreator dan janji untuk memakainya dengan hati-hati.
"Apakah studio anime besar menggunakan AI atau tidak? Sementara studio lain telah menemukan diri mereka di tengah kontroversi terkait AI, teknologi ini terus berkembang dan memberikan hasil yang semakin mengesankan," katanya.
Isu ini jadi perhatian studio-studio besar dan juga berpengaruh kepada Aniplex. Perusahaan itu berperan sebagai co-produser anime Solo Leveling dan kemungkinan ide itu bakal dipakainya.
Dalam trailer film anime Solo Leveling: Beyond The System menampilkan penggunaan CGI 3D yang intensif dan memadukan citra realistis dengan gaya seni 2D anime tersebut. Ini adalah kombinasi yang gak biasa dan bisa jadi eksperimen AI awal dari produksi anime.
Gimana menurut detikers kalau penggarapan anime pakai AI?
Baca juga: 5 Anime Terbaik Tayang Pertengahan 2026 |
