Anime Witch Hat Atelier Banyak Beda dari Versi Manga
Dua episode pertamanya telah tayang di layanan streaming Crunchyroll dan Netflix. Sayangnya, fans banyak yang kritik ada banyak perbedaan di antara versi animasi dan manga.
Produser Bug Films (studio di balik animenya), Hiroaki Kojima, menjawab keresahan penggemar. Ia posting lewat media sosial pribadinya tentang perubahan tersebut dan menjelaskan ada beberapa pemotongan adegan demi menghemat waktu.
"Dalam serial anime format TV, pasti ada adegan yang terpaksa kami potong karena keterbatasan waktu," tulisnya seperti dilihat detikpop, Jumat (10/4/2026).
"Saya terkesan dengan betapa telitinya penggemar Witch Hat Atelier meneliti perbedaan antara karya asli dan anime," kata Kojima.
Menurut Kojima, adaptasi serial anime format TV pastinya ada adegan yang terpaksa dipotong karena keterbatasna tersebut. Ia juga jelasin di episode pertama ada beberapa adegan yang sudah dianimasikan namun akhirnya terpaksa dipotong selama proses editing.
"Jadi terkadang saya berpikir akan lebih baik kita bisa merilis versi cut sutradara di kemudian hari," terangnya lagi.
Sutradara Ayamu Watanabe juga bilang hal yang sama. Ia ngaku sulit banget memotong bagian untuk ke versi serial.
"Saat mengadaptasi ke format anime TV, pasti ada saat-saat di mana durasinya tidak mencukupi. Bukan berarti kami memotong informasi dari karya aslinya, tetapi kami memperluas beberapa bagian dalam anime. Kami pasti menghabiskan waktu untuk hal-hal seperti meningkatkan deskripsi karakter dan mengungkapkan hal-hal tersirat," tegasnya.
Baca juga: 6 Anime Seru Paling Ditunggu di 2026 |
FYI, Witch Hat Atelier (atau Tongari Boushi no Atelier) adalah anime fantasi yang mengisahkan tentang Coco, seorang gadis desa yang bercita-cita menjadi penyihir, meski sihir hanya bisa digunakan oleh mereka yang berbakat sejak lahir. Karena penasaran, ia tanpa sengaja memicu sihir terlarang yang menyebabkan rumahnya hancur dan ibunya membatu.
Coco diselamatkan oleh penyihir misterius bernama Qifrey, yang kemudian menjadikannya murid dan membawanya ke atelier (studio atau bengkel) penyihir untuk belajar sihir yang sesungguhnya.
Selain belajar, Coco harus berhadapan dengan kelompok berbahaya bernama Brimmed Caps yang menyebarkan sihir terlarang dan artefak berbahaya.
(tia/wes)











































