Otoritas Lisensi Karakter Shanghai Bela Detective Conan yang Diboikot China

Tia Agnes Astuti
|
detikPop
Poster Detective Conan episode Zero, episode spesial perayaan 30 tahun. (dok. X @conan_jouhou)
Foto: Poster Detective Conan episode Zero, episode spesial perayaan 30 tahun. (dok. X @conan_jouhou)
Jakarta - Kabar boikot Detective Conan dan My Hero Academia yang diboikot China menyebar ke pelosok negeri. Sejak 2020, kontroversi mengenai karakter itu sudah terjadi namun kini situasinya beda konteks.

Perusahaan Administrasi Lisensi Karakter Shanghai mengeluarkan pernyataan setelah situs jejaring sosial di China mengkritik kolaborasi antara dua karakter ikonik Jepang terrsebut. Ia menegaskan kolaborasinya cuma pertukaran persahabatan antara dua kreator dan gak ada maksud tersembunyi.

Aoyama dan Horikoshi menggambar ilustrasi karakter masing-masing dan mempostingnya pada tanggal 31 Januari untuk merayakan kembarannya. Tahun ini ada dua perayaan penting: ulang tahun ke-30 anime Detective Conan dan ulang tahun ke-10 anime My Hero Academia.

Kedua ilustrasi tersebut akan muncul di majalah Weekly Shonen Jump milik Shueisha (tempat My Hero Academia diterbitkan) pada tanggal 16 Februari dan di majalah Weekly Shonen Sunday milik Shogakukan (tempat Detective Conan diterbitkan) pada tanggal 18 Februari.

Seperti diketahui, serial Detective Conan karya Gōshō Aoyama melakukan kolaborasi ilustrasi dengan serial My Hero Academia karya Kōhei Horikoshi. Kontroversi My Hero Academia terjadi sejak Februari 2020 saat memakai nama Maruta Shiga untuk karakter antagonis.

Kohei Horikosi awalnya kenalin nama itu di chapter 259. Ia bilang akan mengubah nama penjahat Daruma Ujiko setelah nama aslinya ditafsirkan sebagai referensi korban eksperimen manusia selama Perang Dunia ke-2.

Staf penerbit Weekly Shonen Jump, Shueisha, mengeluarkan permintaan maaf pada Februari 2020 dalam bahasa Jepang, Inggris, Mandarin, Kanton, dan Korea.

Pencipta My Hero Academia, Horikoshi, juga mengeluarkan permintaan maaf:

Dengan menggunakan nama Maruta Shiga di bab 259 My Hero Academia, saya sangat menyinggung banyak pembaca. Saya benar-benar menyesalinya. Karakter tersebut-dengan rasa hormat yang mendalam dan keinginan untuk merasa lebih dekat dengan mantan bos Liga Penjahat, All For One-memutuskan untuk mengambil sebagian dari nama belakang All For One (Shigaraki) dan menjadikannya miliknya sendiri (Shiga). Saya memberinya nama depan "Maruta" karena dia bulat dan gemuk. Arti lain hanyalah kebetulan, dan saya sama sekali tidak bermaksud menyakiti begitu banyak pembaca, yang sekarang saya tahu telah saya lakukan. Saya meminta maaf dari lubuk hati saya.




(tia/wes)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO