3 Anime dengan Musim Final yang Kontroversial
Di antara sejumlah anime, ada 3 anime yang punya musim final jadi pembicaraan penggemarnya dan kontroversial:
1. Tokyo Ghoul
Season pertama Tokyo Ghoul berhasil menangkap emosi manga dari karya Sui Ishida. Sayangnya, animenya melenceng dan gak pernah kembali ke jalur yang benar. Serial ini mulai menuai kontroversi jelang musim terakhirnya. Gak cuma season kedua yang menyimpang dari materi sumber, namun ceritanya juga gak begitu bagus.
Di musim ketiga, animenya kembali menyimpang dan ceritanya makin berantakan dan sulit diikuti. Klimaksnya pun kurang tepat. Akhir perjalanan Ken Kaneki di layar terasa kurang memuaskan ketimbang di manga.
2. The Promised Neverland
The Promised Neverland adalah anime dengan pembukaan yang luar biasa, tetapi endingnya jauh dari itu. Serial ini hanya memiliki dua musim, dan musim kedua membuat pilihan yang membingungkan untuk melewatkan beberapa alur cerita manga yang paling populer termasuk Arc Kolam Emas.
Pilihan ini memicu reaksi negatif dari pembaca manga. Meskipun The Promised Neverland bisa berlanjut untuk musim berikutnya, anime tersebut memotong dan memadatkan lebih dari 100 bab menjadi hanya 11 episode.
3. Attack on Titan
Attack on Titan mendapat banyak kritik untuk musim terakhirnya dan bukan hanya karena alurnya yang berlarut-larut dalam beberapa bagian daripada hanya empat musim. Keluhan tentang Attack on Titan sebagian besar berkaitan dengan arah akhir cerita.
Bab terakhir Attack on Titan membalikkan narasi, menjadikan Eren Jaeger sebagai penjahat dalam serial tersebut. Cerita ini juga memberikan akhir yang tragis, yang memang agak membingungkan dalam penyampaian pesannya.
(tia/ass)











































