Round Up
Luapan Emosi Ammar Zoni di Persidangan Merasa Dilabeli Pengedar Narkoba
Ammar emosi ketika mendengar kesaksian dari saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Salah satu saksinya adalah Kanit Reskrim Polsek Cempaka Putih, AKP Yossy Januar, yang menangani kasus ini.
AKP Yossy Januar membuka curhatan Ammar Zoni. Adanya kasus dugaan peredaran narkoba di Rutan Salemba membuat Ammar gak bisa mengajukan bebas bersayarat.
AKP Yossy Januar menyebut mantan suami Irish Bella itu malu citranya sebagai ayah tercemar kasus ini.
"Dia tuh malu karena tahunya Ammar disayang sama anaknya, jadi Ammar gak mau sampai dicap jadi pengedar makanya (dia bilang), 'Tolonglah Pak, saya gak mau anak saya tuh tau saya pengedar'," tutur AKP Yossy Januar di depan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Ammar Zoni langsung emosi dan bicara dengan nada tinggi, saat mendengar anak-anaknya disebut dalam persidangan.
"Bapak hebat ya Pak, semoga dapat ganjaran karena bawa-bawa anak saya. Terlalu banyak fitnah yang dia sampaikan mentang-mentang dia aparat," ujar Ammar Zoni.
"Permasalahan kita ini, di akhirat nanti kita akan ini diadili! Masalah ini kan nasib saya kan Yang Mulia. Tapi dia bisanya ngomong kayak gitu. Bawa-bawa nama anak saya pula lagi," tutupnya penuh emosi.
Setelah sidang, Ammar Zoni meluapkan rasa kecewanya menangis dalam pelukan kekasihnya, dokter Kamelia, dan ibu angkatnya, Titik Haryanti.
"Maksudnya terlalu banget, mereka mentang-mentang mereka mempunyai nama gitu, dari kepolisian gimana gitu. Makanya aku benar-benar kayak difitnah banget gitu. Masalah aku apa sih gitu loh," ungkap Ammar Zoni.
"Maksudnya apa gitu kaya jahat banget gitu. Aku udah diginiin, aku udah rusak, udah hancur semuanya, apa sih masih masih pengen dihancurin terus, hidup aku pengen dihancurin terus," ujarnya.
Aktor berusia 32 tahun kecewa merasa dilabeli sebagai pengedar narkoba.
"Bawa-bawa keluarga, bawa anak gitu, dibilang aku bandar," tukas Ammar Zoni.
(pus/tia)











































