MCB Tegaskan Harga Tiket MNI Rp 50 Ribu untuk Umum Sudah Digodok Matang

Tia Agnes Astuti
|
detikPop
Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat meresmikan pameran β€œSejarah Awal” di Museum Nasional, Jakarta, Rabu (17/12/2025). Museum dan Cagar Budaya (MCB) secara resmi membuka pameran β€œSejarah Awal” yang menjadi penanda penting dalam penyampaian sejarah awal Nusantara
Pameran Sejarah Awal di Museum Nasional Indonesia. Foto: Gilang Faturahman/detikfoto
Jakarta - Museum Nasional Indonesia (MNI) yang kini berdiri sendiri dengan sistem Badan Layanan Umum di bawah Kementerian Kebudayaan resmi menaikkan harga tiketnya Rp 50 ribu untuk pengunjung umum. Kenaikan dua kali lipat itu menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat.

Kepala Museum dan Cagar Budaya (MCB), Esti Nurjadin, mengatakan harga tiket yang resmi diterapkan mulai hari ini sudah dicanangkan sejak lama.

"Sudah direncanakan sejak Agustus 2024, tapi ditunda dulu sampai fasilitas yang kami punya sudah beres karena masih berproses," katanya saat diwawancarai redaksi detikcom pada Rabu (31/12/12).

Esti menegaskan harga tiket yang diterapkan sudah digodok dan sesuai dengan arahan.

"Sudah waktunya juga, memang sebelum jadi BLU masuk museum Rp 8 ribu, setelah jadi BLU jadi Rp 25 ribu tapi memang jadinya itu yang akan kita bangun, public private partnership," terangnya.

"Kalau cuma mengandalkan anggaran pemerintah, misalnya saja saat menghadapi kasus lantai pecah dan harus cepat dikerjain. Kalau di kementerian bisa nungguin lama banget, kalau kita kan untuk layanan masyarakat. Hal-hal seperti itu yang urgent dan harus segera dikerjakan, dengan BLU jadinya segera," sambung Esti.

Harga tiket masuk MNI yang meningkat sebagai upaya buat mengapresiasi museum di Indonesia. Ia menyebutkan bisa maju sebuah museum juga salah satunya karena ada public private partnership antara sektor swasta dan pemerintah.

Di penerapan harga tiket terbaru untuk lansia usia di atas 60 tahun ke atas, pengguna KIP dan KIS, penyandang disabilitas plus pendamping gratis. Untuk kartu pelajar dan mahasiswa harganya beda dengan pengunjung umum.

"Yang dinaikkan itu WNA Rp 150 ribu atau 3 kali lipat, kita pun kalau jadi turis asing di mancanegara, banyak masuk museumnya mahal," tegasnya.

Senada dengan omongan Esti, Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon menegaskan penyesuaian harga tiket agar ada apresiasi pada museum di Tanah Air. Menurutnya, harga tiket museum di luar negeri tergolong tinggi, terutama di Eropa, dengan tarif termurah sekitar 12 euro, sementara sebagian museum mematok harga 15 euro, 20 euro, bahkan hingga 65 euro.

"Jadi, harga untuk umum itu Rp 50.000. Harga untuk pelajar Rp 30.000. Untuk disabilitas itu bebas atau gratis. Untuk yang yatim piatu juga gratis. Tapi, yang untuk lanjut usia, di atas 60 tahun juga bebas, ya gratis," pungkasnya.


(tia/pus)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO