Kontroversi Harga Tiket Museum Nasional Indonesia, Janji Tingkatkan Fasilitas

Tia Agnes Astuti
|
detikPop
Kondisi Museum Nasional pada Selasa (17/9/2024). Tengah ada revitalisasi di berbagai gedung pasca terjadinya kebakaran di tahun lalu.
Potret Museum Nasional Indonesia. Foto: Weka Kanaka/detikcom
Jakarta - Harga tiket Museum Nasional Indonesia (MNI) menuai kontroversi sejak awal diumumkan pekan lalu. Mulai 1 Januari 2026, harga tiketnya dibanderol Rp 50 ribu untuk umum, dan untuk lansia di atas 60 tahun hingga balita gratis.

Ada banyak yang pihak yang gak setuju dengan penerapan harga tiket terbaru. Kepala Museum dan Cagar Budaya (MCB), Esti Nurjadin, yang menaungi Museum Nasional Indonesia, mengatakan harga tiket itu sudah direncanakan sejak Agustus 2025, tapi ditunda hingga 1 Januari 2026.

"Kami tunda sampai fasilitas yang kami punya sudah beres, karena kemarin masih berproses. Sistem BLU itu kan public service dengan bisnis mindset, kita utamakan layanannya," katanya saat diwawancarai redaksi detikcom, pada Rabu (31/12/12).

Menurut Esti, berbagai layanan yang disiapkan dan ditingkatkan lagi khususnya untuk kenyamanan pengunjung. Jika sebelumnya pintu masuk dan tiket ada di Gedung A, kini pindah ke Majapahit Hall yang lebih luas.

Pihak Museum Nasional Indonesia pun bakal mengubah alih fungsi auditorium di basement gedung jadi masjid yang bakal siap akhir Januari 2026.

"Untuk mengubah itu juga butuh proses, apakah sudah sesuai dengan emergency exit cukup atau tidak. Kami sudah buat shaf-nya, tapi tempat wudhu yang belum ready. Diharapkan siap akhir bulan Januari," kata Esti.

Esti Nurjadin yang juga dikenal sebagai pemilik D'Gallerie Jakarta itu menceritakan setelah adanya peningkatan fasilitas, luas area non-tiket sebelumnya ada 3.800 meter persegi. Mayoritas berasal dari bagian taman di depan fasad, namun pihak MCB sudah menyesuaikan kini jadi 8.100 meter persegi.

"Ada area non-tiket yang lebih banyak dan kita pertimbangkan untuk kenyamanan pengunjung. Kita juga menyiapkan peta, jadi pengunjung yang sudah bayar dapat peta fisik buat kenang-kenangan dan gelang tiket. Ini sudah siap 3 Januari nanti, jadi kenang-kenangan, walaupun beberapa tempat mungkin gak penting ya," katanya tertawa.

Kini, Museum Nasional Indonesia gak cuma memamerkan koleksi-koleksi permanennya, namun juga pameran Sejarah Awal yang baru dibuka pertengahan Desember 2025. Ada empat temuan Eugene Dubois yang baru pulang kampung ke Tanah Air, dan dipamerkan sebagai temuan awal perabadan manusia.

Esti juga menegaskan mulai Januari 2026, ruang ImersifA bakal berganti dengan konsep terbaru yang gak kalah seru. "Pelan-pelan kita berjalan dulu sekarang, pindah tiket, sekarang pun sistem tiket yang mempercepat tanpa layanan orang. Jadi tinggal tap in atau Qris," tegasnya.

Sementara itu, Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon mengatakan harga tiket yang naik agar ada upaya apresiasi kepada museum.

"Kepada masyarakat umum kita tingkatkan, supaya ada apresiasi kepada museum dan juga pada pengunjung wisatawan asing terutama, sehingga mereka bisa melihat, mengapresiasi juga museum kita," tegasnya pada Rabu (31/12).

FYI, harga tiket MNI kini jadi Rp 50 ribu dari sebelumnya Rp 25 ribu. Untuk pelajar jadi Rp 30 ribu dan anak di bawah usia 3 tahun gratis. Bagi pengunjung WNA jadi Rp 150 ribu yang naik tiga kali lipat sebelumnya. Sedangkan harga tiket masuk untuk pemegang KITAS adalah Rp50 ribu. Tiket tersebut belum termasuk tiket masuk ImersifA yang harganya Rp 35 ribu per orang.




(tia/pus)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO