×
Ad

Detikcom Year in Review 2025

Peristiwa Terheboh di Jagat Komik dan Anime Sepanjang 2025

Tia Agnes Astuti - detikPop
Selasa, 30 Des 2025 20:03 WIB
Foto: Pendemo 25 agustus 2025 di depan Gedung DPR kibarkan bendera One Piece. (Devi/detikcom)
Jakarta -

Industri pop culture Jepang dan Indonesia diwarnai berbagai peristiwa yang menghebohkan. Berbagai kejadian itu turut viral dan jadi omongan di penjuru dunia yang bikin industri ini gak kehabisan pembahasan.

Mulai dari plagiat webtoon Wind Breaker sampai yang terviral bendera One Piece jadi simbol perlawanan di Indonesia, Nepal, dan Prancis. Ini rangkuman peristiwa terpenting di anime dan komik sepanjang tahun 2025:

1.⁠ ⁠Plagiat Webtoon Wind Breaker

Kasus plagiarisme serial Wind Breaker mewarnai kabar industri komik. Wind Breaker versi webtoon Korea yang ditulis oleh Jo Yong-seok dituding plagiat sampai ia dan Naver Corporation mengucapkan permintaan maaf di hadapan publik.

"Selama bertahun-tahun, saya menjalani hidup yang terus-menerus dikejar tenggat waktu. Saya membiarkan urgensi mengesampingkan standar yang seharusnya saya, sebagai seorang kreator junjung tinggi. Dan saya gagal mempertahankannya.

Yang terpenting, saya sungguh ingin menunjukkan kisah akhir karya ini hingga akhir. Jadi, memutuskan untuk mengakhirinya di tengah jalan sangatlah menyakitkan. Saya merasa sangat menyesal dan sekali lagi meminta maaf kepada para pembaca."

2.⁠ ⁠Ramalan Bencana Gempa di Manga The Future I Saw

Di pertengahan tahun, industri manga dihebohkan dengan ramalan dalam manga The Future I Saw karya Ryo Tatsuki. Setelah cuitan heboh di medsos itu, ia menegaskan bukan seorang nabi. Kasus ini mencuat di edisi pertama komik yang mengingatkan bencana alam besar pada Maret 2011.

Beberapa pihak menafsirkan edisi terbaru manga tersebut sebagai prediksi bencana besar yang akan terjadi secara khusus pada 5 Juli 2025, meskipun Tatsuki telah membantah keras spekulasi tersebut.

3.⁠ ⁠Situs MangaDex Ogah Take Down 7 Ribu Judul Komik

Pembahasan mengenai manga ilegal gak pernah ada habisnya selama satu dekade terakhir. Pada Mei ini, situs daring MangaDex dipaksa buat take down sekitar 7 ribu judul komik setelah diminta.

Pemegang hak cipta seperti Kakao, Naver, Square Enix, Kodansha, dan Houbunsha nuntut MangaDex agar menghapus ribuan konten di situsnya. Mereka tegas menyebutkan MangaDex sebagai situs manga ilegal.

MangaDex pun akhirnya bersuara. Mereka menegaskan yang berafiliasi dengan NamiComi akan diambil alih pengelolaan situs dan domainnya oleh mereka. "Gak akan ada transaksi yang dilakuin," tegas MangaDex.

4.⁠ ⁠Sekuel Jujutsu Kaisen Modulo

Sekuel Jujutsu Kaisen kali ini jadi pembahasan internasional. Manga pendek yang dibuat untuk terbit selama 6 bulan ini berjudul Jujutsu Kaisen Modulo yang ceritanya berlatar 68 tahun setelah Arc Culling Game.

5.⁠ ⁠Launching Komik Rooster Fighter Versi Bahasa Indonesia

Secara spesial, manga Rooster Fighter versi bahasa Indonesia diluncurkan di Festival Shikisai 2025. Komik yang ceritanya agak aneh karena superhero-nya ayam jago, turut menghadirkan sang komikus secara virtual di Jakarta.

(Berlanjut ke halaman berikutnya)



Simak Video "Video: Pesan Nakama di Balik Jolly Roger 'One Piece' di Momen Agustusan"


(tia/dar)
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Foto

detikNetwork
InsertLive
Kamis, 01 Jan 1970 07:00 WIB