Mendunia di Asia, Solo Leveling 'Melempem' di Amerika

Solo Leveling berhasil bertengger di puncak teratas sebagai anime tahun ini. Serial yang diadaptasi dari manhwa Korea Selatan karya webtoonist Chugong, sayangnya melempem di Amerika Serikat.
Dalam laporan yang diungkap Nielsen, sepanjang tahun 2024-2025 di seluruh layanan streaming legal hingga kabel di AS, dengan data yang dimulai 15 September 2024 hingga 6 April 2025. Nielsen merilis ada 100 daftar serial yang paling banyak ditonton di negeri Paman Sam tersebut.
Daftar anime yang paling mendekati kesuksesan arus utama AS, ada serial Dandadan. Serial anime Dandadan berhasil masuk ke demografi usia 18-49 tahun dengan 2,6 juta penonton.
Selain Dandadan, sama sekali gak ada judul anime lainnya yang masuk dalam daftar Nielsen lo, detikers. Hiks!
Kesuksesan Dandadan di multiplatform Nielse kemungkinan besar karena genre-nya yang beragam. Gak cuma action dan romcom saja, namun Dandadan berhasil mendunia berkat genre okultisme, horor, dan juga supernatural.
Selain Dandadan, Solo Leveling yang lagi dijagoin sepanjang tahun ini sayangnya gak masuk radar. Dandadan punya akses menonton yang lebih aksesibilitas dengan opsi Netflix.
Di layanan streaming Crunchyroll dan Hulu, sama sekali gak nyediain basis jumlah penonton. Netflix juga didaulat punya pelanggan yang lebih besar.
Nah, buat detikers yang penasaran, berikut 10 teratas serial yang paling banyak ditonton di AS. Di urutan pertama ada Squid Game dengan total 27,1 juta penonton. Berlanjut, Adolescence dengan 19 juta, Tracker 17.4 juta, Reacher 17,3 juta, High Potential 16,1 juta, Matlock 16 juta, Landman dengan 15,8 juta, Monsters: The Lyle and Erik Menendez Story dengan 15,7 juta sama dengan Zero Day. Di posisi ke-10 ada serial Nobody Wants This dengan angka 15,2 juta penonton.
(tia/dar)