Gara-gara Karhutla, Isenmulang Tak Bisa Jamu Java United di Palangka Raya

Gara-gara Karhutla, Isenmulang Tak Bisa Jamu Java United di Palangka Raya

Sigit Pamungkas - detikKalimantan
Senin, 19 Okt 2026 19:00 WIB
Jadi Markas Baru Adhyaksa FC, Stadion Tuah Pahoe Bersolek. (Istimewa)
Foto: Stadion Tuah Pahoe, Palangka Raya/(Istimewa)
Palangka Raya -

Isenmulang Kalteng FC akan menjamu Java United FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Laga yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (20/10/2026) pukul 15.30 WIB itu menjadi ujian bagi Laskar Isen Mulang, untuk meraih hasil positif di tengah situasi yang kurang ideal akibat gangguan kabut asap di Kalimantan Tengah.

Presiden Isenmulang Kalteng FC, Eko Setyawan, berharap para pemain mampu menunjukkan performa terbaik dan menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan. Menurutnya, efektivitas dalam memanfaatkan peluang menjadi salah satu faktor penting untuk menghadapi Java United FC.

"Kami berharap para pemain bisa tampil maksimal, menjaga disiplin, dan tetap fokus sepanjang pertandingan. Setiap peluang harus dimanfaatkan dengan baik karena pertandingan seperti ini membutuhkan kerja keras dan konsentrasi sampai peluit akhir," ujar Eko, Senin (19/10/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menilai Java United merupakan lawan yang harus diantisipasi dengan serius. Karena itu, para pemain Isenmulang dituntut menjaga organisasi permainan, baik saat menyerang maupun ketika menghadapi tekanan lawan.

"Kami menghormati Java United FC sebagai lawan. Namun, yang terpenting adalah bagaimana pemain menjalankan strategi dengan baik, bermain sebagai satu tim, dan tidak mudah kehilangan fokus. Kami ingin Isenmulang memberikan perlawanan terbaik," katanya.

Eko juga berharap dukungan masyarakat Kalimantan Tengah terus mengalir meskipun tim bertanding jauh dari Bumi Tambun Bungai. Dukungan suporter dinilai menjadi tambahan motivasi bagi para pemain untuk berjuang meraih hasil maksimal.

"Walaupun kami bermain jauh dari Kalimantan Tengah, kami berharap doa dan dukungan masyarakat tetap menyertai perjuangan Isenmulang. Kami ingin para pemain merasakan bahwa mereka tidak berjuang sendirian. Ada harapan masyarakat yang ikut mengiringi langkah tim ini," ungkapnya.

Pertandingan ini berlangsung ketika Kalimantan Tengah masih menghadapi persoalan kabut asap yang turut berdampak pada aktivitas masyarakat, termasuk sektor transportasi. Situasi tersebut menambah perhatian terhadap perjuangan Isenmulang Kalteng FC dalam menjalani pertandingan di luar daerah.

Meski menghadapi tantangan tersebut, Isenmulang diharapkan mampu menjaga kesiapan dan fokus di lapangan. Adaptasi terhadap situasi pertandingan, ketajaman penyelesaian akhir, serta kedisiplinan dalam bertahan menjadi aspek yang perlu diperhatikan untuk menghadapi Java United.

Kini, perhatian tertuju pada perjuangan Laskar Isen Mulang di Stadion Maguwoharjo. Isenmulang membawa misi untuk tampil maksimal, menjaga kekompakan, dan berusaha meraih hasil positif demi masyarakat Kalimantan Tengah.

Laga Isenmulang Vs Java United Terdampak Karhutla

Karhutla yang melanda wilayah Kalimantan Tengah berdampak terhadap penyelenggaraan pertandingan sepakbola Isenmulang Kalteng FC melawan Java United FC. Laga yang semula dijadwalkan berlangsung di Stadion Tuah Pahoe, Palangka Raya, dipastikan mengalami perubahan lokasi.

Informasi perubahan venue tersebut disampaikan melalui akun media sosial resmi Isenmulang Kalteng FC. Keputusan itu diambil sebagai langkah antisipatif menyikapi kondisi karhutla di Kalimantan Tengah.

Meski lokasi pertandingan berubah, jadwal yang telah ditetapkan tetap dipertahankan. Perubahan ini menjadi tantangan tersendiri bagi Isenmulang Kalteng FC. Tim harus menjalani pertandingan di luar kandangnya, sementara dukungan langsung dari suporter di Palangka Raya berpotensi tidak dapat diberikan seperti biasanya.

Manajemen klub juga menyampaikan harapan agar kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah segera mereda. Dengan demikian, Isenmulang dapat kembali bertanding di Stadion Tuah Pahoe dan disaksikan langsung oleh para pendukungnya.

Dalam pengumumannya, klub turut mengajak para suporter yang akrab disapa Pahari untuk tetap memberikan dukungan kepada tim, meskipun pertandingan tidak berlangsung di kandang sendiri. Perubahan venue tersebut menunjukkan bagaimana kondisi karhutla tidak hanya berdampak pada lingkungan dan aktivitas masyarakat, tetapi juga dapat memengaruhi penyelenggaraan kegiatan olahraga.



(sun/aau)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads