Borneo FC Bungkam Yangon United 2-0 di Samarinda

AFC Challenge League 2026/2027

Borneo FC Bungkam Yangon United 2-0 di Samarinda

Muhammad Budi Kurniawan - detikKalimantan
Minggu, 18 Okt 2026 21:39 WIB
Borneo FC Bungkam Yangon United
Borneo FC bungkam Yangon United/Foto: Istimewa (dok Borneo FC)
Samarinda -

Borneo FC menundukkan perwakilan Myanmar, Yangon United, dengan skor 2-0 dalam laga AFC Challenge League 2026/2027 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (18/10/2026). Kemenangan diraih berkat penampilan dominan serta gol krusial dari Iago Pereira Mendonca dan pemain pengganti Moussa Diarra.

Sejak peluit kick-off dibunyikan, kedua tim langsung bermain menekan dengan perebutan bola yang sengit di lini tengah. Namun, Borneo tampil jauh lebih agresif dan berulang kali menebar ancaman ke lini pertahanan Yangon United.

Peluang emas pertama Borneo lahir pada menit kedelapan lewat umpan lambung Astina yang disambut sundulan Arthur Moura, sayang tandukan tersebut masih mampu dihalau. Dua menit berselang, umpan mendatar Juan Villa menemui Arthur yang berdiri tanpa kawalan, namun sontekan tipisnya malah melipir tipis di samping gawang Sann Sat Naing.

Petaka nyaris menimpa Yangon pada menit ke-15 saat terjadi kemelut di depan gawang. Villa yang mendapat ruang tembak bebas melepaskan tendangan ke gawang yang sudah ditinggal Sann Sat Naing, namun bola disapu bersih bek Hein Zeyar Lin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Memasuki menit ke-30, Pesut Etam terus menggempur lewat variasi umpan silang (crossing). Sementara itu, Yangon United lebih banyak fokus bertahan dan kesulitan keluar dari tekanan.

Menjelang turun minum, tepatnya menit ke-35, Yangon sempat mengejutkan lewat serangan balik cepat. Than Paing yang mendapat ruang tembak melepaskan tendangan terarah ke pojok kanan gawang, tetapi kiper M Kadu dengan sigap menepisnya. Skor kacamata 0-0 bertahan hingga babak pertama usai.

Gol Iago Pereira dan Aksi Ciamik Super-Sub Moussa Diarra

Memasuki paruh waktu kedua, Borneo tak mengendurkan intensitas serangan. Peluang langsung didapat Astina memanfaatkan bola liar dari situasi tendangan bebas, tetapi sepakannya masih terbaca oleh Sann Sat Naing.

Gol yang dinanti-nanti publik Stadion Segiri pecah pada menit ke-53. Bermula dari situasi sepak pojok yang dieksekusi pemain pengganti Kablan N'Goma, bola mengarah ke Iago Pereira yang berdiri tanpa pengawalan. Tanpa ampun, sepakan Iago menjebol jala Yangon United dan mengubah skor menjadi 1-0.

Meski sudah unggul, Borneo terus mendominasi jalannya laga dengan mengandalkan umpan-umpan silang. Di sisi lain, Yangon United tetap konsisten dengan strategi bertahan dan sesekali mencoba serangan balik yang belum mampu merepotkan M Kadu.

Pada menit ke-76, Borneo harus menarik keluar ujung tombak Arthur karena mengalami cedera akibat kerja kerasnya sepanjang laga, dan memasukkan Moussa Diarra sebagai pengganti. Keputusan taktis ini terbukti jitu.

Hanya beberapa saat di lapangan, Moussa Diarra langsung mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-82. Berawal dari keberhasilan Villa merebut bola dari penguasaan lawan, ia langsung mengirimkan umpan matang kepada Diarra yang berdiri bebas. Sentuhan pertama Diarra langsung meluncur deras merobek gawang Yangon United, memperlebar keunggulan menjadi 2-0.

Memasuki dua menit akhir pertandingan, Yangon United mencoba membangun sisa-sisa tenaga untuk menyerang, namun kokohnya lini belakang Borneo membuat mereka frustrasi. Wasit memberikan tambahan waktu 4 menit, tetapi hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-0 untuk kemenangan Borneo FC tetap tidak berubah.



(sun/des)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads