Kantong semar (Nepenthes sp.) adalah flora endemik yang unik dan menarik. Tumbuhan ini memiliki kantong (pitcher) dengan mulut berbentuk corong dan berisi cairan khusus yang berfungsi sebagai perangkap serangga.
Serangga yang masuk ke dalam kantong akan terperangkap dan dicerna sebagai sumber nutrisi tambahan. Kantong semar tumbuh di hutan rawa gambut, dataran rendah hingga pegunungan, terutama di daerah lembap dan miskin unsur hara. Keberadaannya menunjukkan betapa kaya dan khasnya ekosistem Kalimantan.
Namun kini, kantong semar terbilang langka akibat kerusakan habitat dan perburuan untuk dijual sebagai tanaman hias. Jika tidak dijaga, flora unik ini bisa makin langka.
Apakah detikers pernah melihat langsung kantong semar? Jika belum, BKSDA Kalimantan Timur mengajak kita untuk melihatnya.
Sejak 8-14 April 2026, tim BKSDA Kalimantan Timur menggelar Smart Patrol di Cagar Alam Teluk Adang, Kabupaten Paser. Tim bergerak menyisir batas kawasan hingga masuk ke wilayah ekosistem yang unik.
Dari rimbunnya hutan tropis, langkah membawa mereka menyaksikan ketangguhan hayati di hamparan pasir putih ekosistem kerangas. Tak hanya sekadar memantau, mereka mendata setiap kehidupan yang tersisa, termasuk si pemangsa unik, kantong Semar.
Simak Video "Video: Tak Muncul di Aksi 21 April, Gubernur Kaltim Sebut Aspirasi Massa Berkelas"
(sun/des)