Rangkaian peristiwa berdarah di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, kembali diperagakan dalam rekonstruksi yang digelar Ditreskrimum Polda Kalteng pada Senin (31/8/2026) sore hingga malam. Sebanyak 17 adegan diperagakan dengan latar lima tempat kejadian perkara (TKP).
Rekonstruksi berlangsung di Aula Arya Dharma, Mapolda Kalteng, Palangka Raya. Delapan tersangka hadir, masing-masing berinisial S, I, N, Y, M, B, R dan P.
"Rangkaian reka ulang tersebut dilakukan untuk mencocokkan keterangan para tersangka dan saksi dengan fakta-fakta yang telah dikumpulkan penyidik, sekaligus memperjelas peran masing-masing tersangka dalam perkara tersebut," ujar Kabidhumas Polda Kalteng Kombes Pol Budi Rachmat, Selasa (1/9/2026).
Proses rekonstruksi turut disaksikan pihak kejaksaan dan kuasa hukum para tersangka. Adegan pertama hingga keenam berlangsung di rumah Ibu Indem, yang merupakan orang tua salah satu tersangka berinisial B. Dari lokasi ini, penyidik mengurai bagian awal rangkaian peristiwa yang terjadi.
"Rekonstruksi kemudian berpindah ke depan rumah Ibu Indem. Di lokasi tersebut diperagakan tiga adegan yang berkaitan dengan pengrusakan mobil petugas kepolisian," katanya.
Rangkaian berikutnya berlangsung di pinggir sungai yang berada di seberang pulau. Tiga adegan diperagakan di lokasi ini, termasuk aksi penembakan menggunakan senapan angin.
"Dari pinggir sungai, reka ulang berlanjut ke kawasan tumpukan pasir atau ambuhan. Di tempat tersebut diperagakan tiga adegan yang berkaitan dengan pembacokan terhadap Aiptu Yudhie," katanya.
Simak Video "Memasak Kuliner Tradisional Khas Palangkaraya Bersama Keturunan Dayak"
(des/des)