PSIM Jogja harus puas ditahan imbang Perdita Tangerang dengan skor 1-1. Pertandingan ini tampak begitu spesial karena bertepatan dengan hari jari PSIM ke-97.
Laga antara PSIM vs Persita dihelat di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (5/8) sore. Persita unggul lebih dulu lewat Luquinhas (50'), sementara PSIM menyamakan kedudukan lewat Adrian Purzycki (84').
Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, menyebut timnya sebenarnya tidak layak menelan kekalahan dalam laga tersebut. Ia menilai hasil imbang merupakan skor yang cukup adil jika melihat jalannya pertandingan.
"Saya pikir kami tidak layak kalah. Kalau melihat jalannya pertandingan, saya pikir hasil ini cukup adil," kata Van Gastel dalam konferensi pers usai laga, Sabtu (5/9/2026).
"Pada awal pertandingan, kualitas passing kami sangat rendah. Banyak sekali umpan yang buruk. Saya pikir passing adalah salah satu kekuatan kami, tetapi hari ini justru menjadi kelemahan," lanjutnya.
PSIM kemudian kebobolan pada awal babak kedua. Van Gastel menyebut gol tersebut membuat timnya sempat kesulitan untuk kembali menemukan ritme permainan.
Namun, perubahan mulai terlihat setelah Van Gastel melakukan pergantian tiga pemain. Menurutnya, para pemain pengganti mampu memberikan energi dan semangat baru bagi tim.
"Perbedaan besar hari ini datang dari tiga pemain pengganti. Mereka membawa banyak energi, karakter, dan semangat. Pemain-pemain lainnya kemudian ikut terbawa oleh energi mereka," jelasnya.
Van Gastel juga mengapresiasi atmosfer pertandingan yang berlangsung di tengah perayaan hari jadi PSIM ke-97. Ribuan suporter memenuhi Stadion Sultan Agung dan memberikan dukungan sepanjang pertandingan.
"Saya selalu senang ketika ada banyak suporter karena pada akhirnya kami bermain untuk mereka," tuturnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada suporter Persita yang hadir di Stadion Sultan Agung. Menurutnya, kehadiran kedua kelompok suporter menciptakan atmosfer pertandingan yang positif.
"Saya juga ingin menyebut suporter Persita yang datang. Menurut saya, mereka hadir dengan sangat damai. Semoga hal seperti ini bisa terus berlanjut," pungkas Van Gastel.
Sementara itu, winger Adrian Purzycki mengaku senang berhasil mencetak gol debut untuk PSIM.
"Menurut saya, pertama-tama dari segi penampilan pemain, ini jelas merupakan pertandingan pertama saya di sini. Jadi, saya menantikan pertandingan berikutnya. Saya pikir kami akan berjuang untuk mendapatkan tiga poin," pungkasnya.
Simak Video "Video: Suasana Jelang Pemakaman Raja Keraton Solo PB XIII"
(apu/apu)