Menilik Kampung Blangkon di Godean, Layani Pesanan hingga Luar Negeri

Jauh Hari Wawan S - detikJogja
Sabtu, 29 Nov 2025 14:53 WIB
Proses pembuatan blangkon di Godean, Sleman, Sabtu (29/11/2025). (Foto: Jauh Hari Wawan S/detikJogja)
Sleman -

Kampung Beji di Sidoarum, Kapanewon Godean, Sleman, dikenal sebagai sentra pembuatan blangkon. Di sana terdapat puluhan warga yang membuat kerajinan blangkon yang cukup terkenal yang produknya dikirim ke berbagai daerah.

Salah satu warga perajin blangkon, Khoirudin (75) yang mulai membuka usaha blangkon tahun 1980 mengaku keterampilan membuat blangkon merupakan turun temurun dari keluarga. Di kampungya terdapat 14-an perajin blangkon yang tergabung paguyuban.

"(Usaha ini) Sudah sejak lama. Sejak zaman Jepang. Dulu pakde (yang menjalankan), saya sebagai karyawan," kata Khoirudin saat ditemui wartawan, Sabtu (29/11/2025).

Blangkon yang dia buat telah banyak dipesan oleh Keraton Yogyakarta untuk berbagai keperluan. Seperti perlengkapan upacara, baik untuk abdi dalem maupun kerabat Keraton sendiri.

"Dulu itu paling banyak ya 500, itu untuk abdi dalem. Blangkonnya beda. Itu dulu, tapi kalau sekarang bebas. Kalau dulu ada potongan Jawa, terus ada potongan pesisiran, potongan kasatriyan," ujarnya.

Selain dari keraton, ada juga sejumlah menteri dan artis Ibukota yang memesan blangkon kepada dirinya. Seperti Raffi Ahmad saat hendak menikah beberapa tahun lalu.

"Raffi iku (itu) pesan sekitar 275 blangkon gaya Yogyakarta untuk panitia nikahannya. Itu dibuat selama 2 bulan," jelasnya.

Untuk harga blangkon mulai dari puluhan ribu hingga jutaan rupiah. Tergantung motif dan pesanan.

"Ya dari Rp 75 ribu sampai jutaan. Tergantung pesanan," ujarnya.

Dia mengatakan, sebelum COVID-19 dirinya memiliki delapan karyawan. Namun, kini hanya tinggal dirinya sendiri.

"Sebelum COVID itu kan teman-teman transmigran itu yang pesan. Buat oleh-oleh itu. Bisa sampai 30," ujarnya.

Kini dengan tangan yang sudah renta, dia masih berupaya melestarikan kerajinan blangkon di kampungnya. Dari yang tadinya sehari bisa produksi puluhan blangkon bersama karyawannya, kini dia hanya bisa membuat 2 blangkon sehari.

"Sehari ya cuma bisa 2 blangkon sekarang. Kalau pesanan ya dikirim ke Suriname, Jepang, Malaysia," ujarnya.



Simak Video "Video: Viral Rusa Berkeliaran di Jalanan Sleman, Bikin Kaget Pengendara"

(aku/aku)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork