SMA Negeri 2 Bantul tengah menjadi sorotan setelah salah seorang alumninya mengungkap menjadi korban perundungan (bullying) di sana. Korban diduga dirundung oknum guru.
Berawal Ungkap Kasus Kebocoran Soal Ujian
Pendamping korban, Dini Sandra, menuturkan awalnya korban diminta gurunya membongkar adanya kebocoran soal di SMAN 2 Bantul.
"Saat kelas 11, saat ujian berbasis komputer sempat ada kebocoran soal di SMAN 2 Bantul. Lalu anak ini, karena kebetulan Ketua Klub IT dimintai bantuan oleh salah satu guru," ujarnya saat dihubungi, Senin (22/6).
"Diminta lah bisa tidak ini dicari siapa yang membocorkan pertama soal ini, soalnya itu bocornya dari SMAN 1 (Bantul)," lanjut Dini.
Begitu korban menerima permintaan gurunya, dia berhasil menemukan siapa yang membocorkan soalnya.
"Nah, terus ketemu, dia bisa menemukannya," ucapnya.
Bukannya Apresiasi, Korban Malah Dibully
Dini melanjutkan, korban yang berhasil mengungkap pembocor soalnya bukannya diapresiasi, malah difitnah gurunya. Korban justru dituduh sebagai pelaku.
"Pada akhirnya anak ini bukannya mendapat terima kasih dari gurunya, tapi malah disebarkan ke pihak guru, orang tua murid kalau anak ini yang membocorkan soal. Padahal anak ini yang membantu mencari tersangka utamanya," ujarnya.
Dini berujar, bahkan ada guru yang meminta supaya orang tua murid menjauhi korban.
"Mungkin di situ mentalnya anak kita tidak tahu ya, karena umurnya juga masih belasan tahun. Jadi dia merasa lah dari yang tadinya temannya banyak karena pintar IT, sering ditanya ini itu kok tiba-tiba menjauh ya, kenapa ya? Gitu," ucapnya.
Bahkan, lanjut Dini, korban sempat bercerita kepadanya bahwa ada guru yang meremehkannya.
"Dari guru-guru juga sering, yang sering dia bahas itu ada seorang guru yang sering ketemu dan bilang ke anak itu 'halah-halah mas aku ndelokke rupamu wae melas' (halah mas, saya lihat wajahmu saja kasihan sekali), gitu," katanya.
Meski menerima penghinaan, korban berusaha menyelesaikan sekolahnya.
"Tapi anak itu mencoba untuk bertahan agar lulus dan berteman dengan satu dua orang yang masih mau berteman," ujarnya.
Simak Video "Video: Marak Kasus Bullying, Mendikdasmen Siapkan Aturan Sekolah Aman"
(apu/apu)