Kawasan wisata Gunung Bromo di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) ditutup total untuk seluruh aktivitas wisata sejak Sabtu 12 September 2026. Penutupan dilakukan menyusul kebakaran hutan dan lahan.
"Wisata Bromo masih tutup hingga hari ini," kata Pranata Humas Balai Besar TNBTS, Endrip Wahyutama, Jumat (18/9/2026).
Endrip menyatakan pembukaan kembali wisata Bromo belum bisa dipastikan. Petugas masih fokus pada penanganan dan pemadaman kebakaran di lapangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nanti apabila sudah buka akan ada rilis resmi dari kami," jelasnya.
Balai Besar TNBTS menutup seluruh kawasan Bromo untuk aktivitas wisata sejak Sabtu (12/9/2026). Keputusan tersebut disampaikan Balai Besar TNBTS melalui Pengumuman Nomor PG.23/T.8/TU/HMS.01.07/B/09/2026 tentang Penutupan Total Kawasan Wisata Gunung Bromo dari Aktivitas Wisata, yang dikeluarkan di Malang pada 12 September 2026.
Dalam pengumumannya, Balai Besar TNBTS menyebut kondisi musim kemarau membuat vegetasi, khususnya rerumputan, berada dalam kondisi kering. Kondisi tersebut ditambah potensi angin kencang yang dapat mempercepat penyebaran api.
Selain itu, asap di sekitar kawasan terdampak dilaporkan semakin tebal. Kondisi ini dinilai berpotensi mengganggu jarak pandang dan mobilitas serta membahayakan keamanan dan keselamatan pengunjung.
