Long weekend HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momen yang tepat untuk mengunjungi Makam Bung Karno di Kota Blitar, Jawa Timur. Bukan hanya menjadi tempat peristirahatan terakhir Presiden pertama Republik Indonesia, kawasan ini juga menawarkan pengalaman wisata religi, sejarah, sekaligus edukasi dalam satu lokasi.
Menariknya, menjelang peringatan Hari Kemerdekaan 2026, Pemerintah Kota Blitar membuka kawasan Makam Bung Karno selama 24 jam. Kebijakan itu diambil untuk mengakomodasi tingginya minat masyarakat yang ingin berziarah sekaligus mengenang perjuangan sang proklamator.
Lantas, seperti apa sejarah Makam Bung Karno dan aktivitas apa saja yang bisa dilakukan di sana?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengapa Bung Karno Dimakamkan di Blitar?
Tidak banyak yang mengetahui bahwa Bung Karno sebenarnya memiliki keinginan untuk dimakamkan di Bogor, bukan di Blitar.
Dalam buku Mengenal Orde Baru (2021) karya Dhianita Kusuma Pertiwi disebutkan bahwa semasa hidupnya, Bung Karno ingin dimakamkan di Istana Batutulis, Bogor. Namun, keinginan tersebut tidak diwujudkan oleh pemerintah pada masa Orde Baru.
Sebagai gantinya, Bung Karno dimakamkan di Kota Blitar, Jawa Timur, tepat di samping makam ibundanya, Ida Ayu Nyoman Rai.
Keputusan tersebut menjadi salah satu bagian dari perjalanan sejarah yang hingga kini masih banyak dibahas. Sebab, kehidupan Bung Karno pada masa-masa terakhirnya juga diwarnai berbagai dinamika politik.
Makam Bung Karno Kini Dibuka 24 Jam
Menjelang peringatan HUT ke-81 RI, Pemerintah Kota Blitar mengambil langkah baru dengan membuka kawasan Makam Bung Karno selama 24 jam. Sebelumnya kawasan ini mulai buka pada pukul 7.00 sampai 17.00 WIB.
Kebijakan tersebut mulai berlaku pada Sabtu, 15 Agustus 2026, dan ditandai dengan kegiatan selamatan yang digelar di halaman Makam Bung Karno pada malam harinya.
Pemerintah Kota Blitar berharap kebijakan tersebut mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, baik dari dalam negeri maupun mancanegara.
Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, mengatakan bahwa pembukaan kawasan wisata selama 24 jam dilakukan untuk mengakomodasi tingginya minat masyarakat yang ingin berkunjung ke salah satu ikon wisata religi dan sejarah di Kota Blitar.
Aktivitas yang Bisa Dilakukan di Makam Bung Karno
Makam Bung Karno bukan sekadar destinasi ziarah. Ada banyak aktivitas yang bisa dilakukan pengunjung selama berada di kawasan tersebut.
Berziarah ke Makam Bung Karno dan Keluarganya
Aktivitas utama yang paling banyak dilakukan pengunjung tentu saja berziarah ke makam Bung Karno.
Setiap tahun, terutama selama Bulan Bung Karno pada Juni dan menjelang peringatan Hari Kemerdekaan, kawasan ini selalu dipadati peziarah dari berbagai daerah.
Selain Bung Karno, pengunjung juga dapat berziarah ke makam kedua orang tuanya, yakni Ida Ayu Nyoman Rai dan Raden Soekemi Sosrodihardjo.
Mengunjungi Museum Bung Karno
Di dalam kompleks makam terdapat Museum Bung Karno yang menyimpan sekitar 2.200 koleksi benda bersejarah.
Berdasarkan Katalog Museum Nasional Jilid II yang diterbitkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, koleksi museum tersebut meliputi:
- Lukisan Bung Karno
- Baju dan koper Bung Karno
- Uang seri Bung Karno tahun 1964
- Dokumentasi foto sejak masa muda Bung Karno
Museum ini menjadi tempat yang tepat bagi pengunjung yang ingin mempelajari perjalanan hidup sang proklamator secara lebih mendalam.
Membaca di Perpustakaan Bung Karno
Kompleks wisata ini juga memiliki Perpustakaan Proklamator Bung Karno yang diresmikan pada 3 Juli 2004 oleh Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri.
Perpustakaan tersebut dikelola oleh Pemerintah Kota Blitar melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan Proklamator Bung Karno.
Pengunjung dapat membaca berbagai koleksi buku yang membahas sejarah, politik, kebudayaan, hingga perjalanan hidup Bung Karno.
Lokasi Makam Bung Karno
Makam Bung Karno berlokasi di Jalan Ir. Soekarno Nomor 152, Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Jawa Timur.
Lokasinya berada di pusat kota sehingga cukup mudah dijangkau menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum.
Sementara itu, Istana Gebang berada di Jalan Sultan Agung Nomor 59, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.
Dari kompleks Makam Bung Karno, pengunjung hanya perlu mengikuti Jalan Ir. Soekarno ke arah selatan. Setelah melewati Polres Blitar Kota, belok ke kiri dan Istana Gebang akan terlihat di sisi jalan.
Berapa Harga Tiket Masuk Makam Bung Karno?
Kabar baiknya, pengunjung tidak dikenakan biaya untuk memasuki kawasan Makam Bung Karno.
Seluruh fasilitas utama dapat dinikmati secara gratis, termasuk:
- Area makam
- Museum Bung Karno
- Perpustakaan Bung Karno
- Gong Perdamaian
Karena tidak dipungut biaya, destinasi ini menjadi pilihan yang menarik untuk mengisi long weekend bersama keluarga.
