Penjelasan Jatim Park 2 Soal Viral Singa Kurus di Batu Secret Zoo

Penjelasan Jatim Park 2 Soal Viral Singa Kurus di Batu Secret Zoo

M Bagus Ibrahim - detikJatim
Jumat, 14 Agu 2026 20:55 WIB
Singa di Batu Secret Zoo
Singa di Batu Secret Zoo (Foto: Istimewa)
Kota Batu -

Jatim Park Group buka suara soal viral di media sosial unggahan foto salah satu singa memiliki tubuh kurus di Batu Secrt Zoo, Jatim Park 2. Pihak Jatim Park menyatakan bahwa singa tersebut memiliki tubuh kurus bukan karena dalam keadaan kekurangan makanan maupun terlantar.

Pihak Jatim Park Group menyampaikan bahwa singa jantan yang ada dalam foto viral itu merupakan salah satu penghuni Batu Secret Zoo bernama Untung. Ia merupakan singa tertua di Batu Secret Zoo dengan usia 16 tahun dan telah memasuki kelompok singa senior atau geriatri.

Seiring proses penuaan, satwa dapat mengalami perubahan komposisi tubuh, termasuk berkurangnya massa otot, sehingga tubuh dapat terlihat lebih ramping dibandingkan individu yang lebih muda.
Perubahan komposisi tubuh seperti ini juga dapat ditemukan pada satwa geriatri, termasuk kelompok felid.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagai gambaran, singa di alam memiliki usia hidup yang relatif lebih pendek. Smithsonian's National Zoo and Conservation Biology Institute mencatat bahwa singa betina di alam dapat hidup hingga sekitar 16 tahun, sementara singa jantan jarang melewati usia 12 tahun.

Sementara itu, singa dalam perawatan manusia dapat mencapai usia akhir belasan hingga awal 20-an. Singa berusia lebih dari 15 tahun juga telah masuk dalam kategori geriatri dikutip pihak Jatim Park Group melalui laman nationalzoo.si.edu.

ADVERTISEMENT

Meski demikian, kondisi tubuh yang terlihat lebih ramping tidak serta-merta dianggap sebagai bagian dari proses penuaan. Dalam perawatan satwa, kondisi tubuh dinilai secara menyeluruh dengan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk Body Condition Score (BCS), kondisi massa otot, berat badan, nafsu makan, aktivitas, perilaku, serta kondisi kesehatan secara keseluruhan.

"Untung merupakan salah satu satwa senior yang kami rawat. Dalam menilai kondisi tubuhnya, kami memperhatikan kondisi massa otot, Body Condition Score (BCS), nafsu makan, aktivitas, perilaku, serta berbagai aspek kesehatan lainnya. Hal ini penting agar kondisi Untung dapat dipahami sesuai dengan karakteristik dan kebutuhannya sebagai individu satwa," jelas Dokter Hewan Batu Secret Zoo, drh. Prista Dwi Rwstanti, Jumat (14/8/2026).

Prista menambahkan, dalam pemenuhan kebutuhan pakan, Untung mendapatkan pakan yang disesuaikan dengan kebutuhan individunya. Pemberian pakan mempertimbangkan usia, berat badan, aktivitas, kondisi tubuh, serta kondisi kesehatan masing-masing satwa.

"Setiap satwa memiliki kebutuhan yang berbeda. Tujuan kami bukan membuat satwa terlihat 'gemuk', tetapi menjaga kondisi tubuh yang sehat, nyaman, dan sesuai dengan kebutuhan individunya, terutama pada satwa yang telah memasuki usia lanjut," lanjut Prita.

Jawa Timur Park Group memahami bahwa kondisi satwa yang terlihat secara visual dapat menimbulkan pertanyaan dan kekhawatiran, khususnya ketika informasi tersebut dibagikan melalui media sosial. Tubuh yang terlihat lebih ramping tidak otomatis berarti satwa sedang sakit atau tidak mendapatkan pakan yang cukup.

Begitu pula, tubuh yang lebih berisi tidak selalu menjadi indikator bahwa satwa berada dalam kondisi sehat. Penilaian terhadap kesehatan dan kesejahteraan satwa perlu melihat kondisi individu secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Sebagai lembaga konservasi satwa ex situ, Batu Secret Zoo memiliki tanggung jawab dalam memastikan satwa yang berada dalam pengelolaannya mendapatkan perawatan yang sesuai dengan kebutuhan biologis dan kondisi masing-masing individu. Pengelolaan satwa mencakup berbagai aspek, mulai dari kesehatan, nutrisi, perilaku, hingga kesejahteraan secara keseluruhan.

Pendekatan perawatan juga disesuaikan dengan karakteristik dan tahapan kehidupan setiap satwa, termasuk individu yang telah memasuki usia senior seperti Untung.

"Kami menghargai perhatian dan kepedulian masyarakat terhadap satwa kami. Bagi kami, kesejahteraan satwa bukan hanya mengenai bagaimana satwa terlihat, tetapi bagaimana kebutuhan fisik, nutrisi, kesehatan, perilaku, dan kenyamanannya dapat terpenuhi sesuai dengan kondisi masing-masing individu. Kami akan terus menjaga komitmen tersebut dalam pengelolaan satwa di Batu Secret Zoo," tegas Prista.

Jawa Timur Park Group terbuka terhadap komunikasi dan masukan dari masyarakat maupun komunitas pemerhati satwa. Jatim Park Group percaya bahwa kepedulian terhadap satwa merupakan tanggung jawab bersama dan komunikasi yang terbuka dapat membantu membangun pemahaman yang lebih baik mengenai proses perawatan serta kesejahteraan satwa.

"Kesejahteraan satwa merupakan bagian penting dari tanggung jawab Jawa Timur Park Group dalam mengelola destinasi edukasi dan konservasi. Bersama tim dokter hewan dan animal keeper, kami terus berkomitmen memberikan perawatan yang sesuai dengan kebutuhan setiap individu satwa, termasuk satwa yang telah memasuki usia senior seperti Untung," pungkasnya.



(auh/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads