Jawa Timur memiliki sejumlah danau alami yang tersebar di berbagai wilayah, mulai dari kawasan pegunungan hingga bekas aktivitas vulkanik. Beberapa di antaranya memiliki bentang perairan yang cukup luas dan menjadi bagian penting dari lanskap serta kehidupan masyarakat di sekitarnya.
Luas masing-masing danau tidak selalu tercatat dengan angka yang sama karena perbedaan tahun dan metode pengukuran. Berdasarkan data yang dapat ditemukan dari pemerintah daerah dan publikasi ilmiah, berikut lima danau alami dengan luas terbesar di Jawa Timur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Danau Terluas di Jawa Timur
Lima danau terluas tersebut tersebar di sejumlah wilayah Jawa Timur, mulai dari kawasan pegunungan hingga wilayah yang terbentuk akibat aktivitas vulkanik. Berikut daftarnya.
1. Ranu Grati
Ranu Grati Foto: Istimewa (dok.Instagram @danauranugrati) |
Ranu Grati di Kabupaten Pasuruan merupakan danau alami yang terbentuk akibat aktivitas vulkanik. Hal ini disebutkan dalam penelitian morfometri Ranu Grati yang diterbitkan dalam jurnal "Oseanologi dan Limnologi di Indonesia".
Berdasarkan pengukuran menggunakan citra Sentinel-2A, luas Ranu Grati mencapai sekitar 173,42 hektare. Sementara pengukuran dengan batas tepi dari Bing Map, luasnya sekitar 183,48 hektare. Kedalaman rata-rata Ranu Grati sekitar 74,07 meter, dengan kedalaman maksimum mencapai 121,9 meter.
2. Telaga Ngebel
Telaga Ngebel Ponorogo Foto: Charolin Pebrianti/detikJatim |
Telaga Ngebel berada di Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo. Berdasarkan informasi Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ponorogo, telaga ini merupakan danau alami yang memiliki luas sekitar 150 hektare dengan keliling sekitar 5 kilometer.
Telaga Ngebel berada di ketinggian sekitar 734 meter di atas permukaan laut (mdpl). Berada di kawasan pegunungan, telaga ini menjadi salah satu tujuan wisata alam di Bumi Reog.
3. Ranu Pakis
Ranu Pakis. Foto: Nurhadi Wicaksono/detikJatim |
Ranu Pakis berada di Desa Ranupakis, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang. Danau ini berdekatan dengan Ranu Klakah dan Ranu Bedali yang sama-sama berada di kawasan Klakah. Berdasarkan laman resmi Kecamatan Klakah, Ranu Pakis memiliki luas sekitar 112 hektare.
Ranu Pakis memiliki kedalaman sekitar 26 meter dan berada pada ketinggian sekitar 600 meter di atas permukaan laut (mdpl). Selain menjadi kawasan wisata, perairannya juga dimanfaatkan untuk kegiatan budidaya ikan air tawar.
4. Telaga Sarangan
Telaga Sarangan Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Mada |
Telaga Sarangan berada di Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan. Telaga ini terletak di lereng Gunung Lawu pada ketinggian sekitar 1.200 mdpl. Berdasarkan data Pemerintah Kelurahan Sarangan, luas Telaga Sarangan sekitar 30 hektare dengan kedalaman sekitar 28 meter.
Telaga ini dikelilingi perbukitan dan berada di kawasan wisata Sarangan yang menjadi salah satu tujuan wisata alam di Kabupaten Magetan. Keberadaan telaga menjadi daya tarik utama kawasan tersebut.
5. Ranu Segaran
Ranu Segaran berada di Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo. Ranu ini merupakan salah satu danau yang berada di kawasan pegunungan Tiris. Dilansir dari Pemerintah Kabupaten Probolinggo, luas Ranu Segaran sekitar 30 hektare.
Ranu Segaran berada di kawasan yang juga memiliki sejumlah ranu lain, seperti Ranu Agung dan Ranu Segaran Duwas. Keberadaan sejumlah ranu tersebut menjadi bagian dari bentang alam Kecamatan Tiris yang berada di kawasan vulkanik. Ranu Segaran juga menjadi salah satu tujuan wisata alam di wilayah Tiris.




