Kebakaran hutan di Blok Bantengan, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, terus meluas. Pada Selasa (4/8/2026) pagi, kobaran api dilaporkan telah menjalar hingga kawasan Blok Watu Gede, dan mendekati perbatasan wilayah Kabupaten Probolinggo.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, api terus bergerak dari bawah menuju puncak perbukitan. Kondisi angin yang bertiup cukup kencang membuat kobaran api semakin cepat membesar dan memperluas area yang terbakar.
Meski telah mendekati perbatasan, hingga Selasa pagi, kobaran api dilaporkan belum masuk ke wilayah Kabupaten Probolinggo. Namun, petugas terus meningkatkan kewaspadaan karena arah angin berpotensi membawa api ke kawasan Lembah Watangan atau Bukit Teletubbies yang berada di sisi Kabupaten Probolinggo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan pihaknya bersama tim gabungan telah melakukan pemantauan sejak Senin malam. Hingga saat ini seluruh personel masih berjibaku memadamkan api sekaligus mengisolasi titik-titik kebakaran agar tidak terus merambat.
"Info tadi dari anggota, api hampir mendekati wilayah Kabupaten Probolinggo, cuma belum masuk. Api dari atas ke bawah didorong angin yang cukup kencang sehingga kobaran terus membesar. Kami melakukan pengisoliran api dan mencegah rambatan agar kebakaran tidak terus meluas," tegas Oemar, Selasa pagi.
Menurut Oemar, tantangan terbesar dalam proses pemadaman adalah medan yang terjal, serta embusan angin kencang yang membuat titik api mudah berpindah ke kawasan lain. Karena itu, seluruh personel difokuskan untuk mempertahankan jalur api agar tidak mencapai kawasan Lembah Watangan atau Bukit Teletubbies.
Saat ini, petugas gabungan yang terdiri dari Perhutani Lumajang dan Probolinggo, BPBD Lumajang, BPBD Probolinggo, BPBD Jawa Timur, personel TNI-Polri, serta petugas pemadam kebakaran Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) masih terus melakukan pemadaman di sejumlah titik.
Petugas juga membuat sekat bakar dan melakukan penyemprotan air pada titik-titik api yang dinilai berpotensi menjalar ke wilayah Kabupaten Probolinggo.
Hingga berita ini ditulis, upaya pemadaman masih berlangsung dan seluruh unsur gabungan tetap bersiaga mengantisipasi meluasnya kebakaran akibat cuaca yang kering dan angin kencang.
