Transformasi Wisata Durensari Trenggalek Jadi Forest Wellness Tourism

Transformasi Wisata Durensari Trenggalek Jadi Forest Wellness Tourism

Adhar Muttaqin - detikJatim
Kamis, 16 Jul 2026 12:15 WIB
Wisata Durensari Trenggalek Bangun Identitas Baru sebagai Destinasi Forest Wellness Tourism
Wisata Durensari Trenggalek bangun identitas baru sebagai destinasi Forest Wellness Tourism/Foto: Istimewa
Trenggalek -

Desa Wisata Durensari, di Desa Sawahan, Kecamatan Watulimo, Trenggalek selalu ramai dikunjungi wisatawan saat momen panen raya durian. Kini, destinasi ini terus berbenah dengan melahirkan identitas baru sebagai Forest Wellness Tourism.

Forest Wellness Tourism adalah bentuk wisata kebugaran yang memanfaatkan lingkungan hutan untuk meningkatkan kesehatan fisik, mental dan spiritual. Identitas ini dinilai cocok dikembangkan di Durensari karena kondisi alamnya masih asri dan lestari.

Transformasi tersebut digagas oleh Raki Perwakilan Kabupaten Trenggalek dalam Pemilihan Raka Raki Jawa Timur 2026, Jenna Adelya Fansdena bekerja sama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) setempat, melalui program Nyawidji Alam Rasa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Program ini hadir sebagai upaya mendorong pengembangan pariwisata yang tidak lagi bergantung pada musim panen durian, melainkan mampu menghadirkan pengalaman wisata berbasis alam yang dapat dinikmati sepanjang tahun, melalui pendekatan Community-Based Tourism (CBT)," kata Jenna, Rabu (15/7/2026).

ADVERTISEMENT

Menurutnya, inovasi tersebut muncul dari pemanfaatan kekayaan alam sebagai ruang pemulihan. Berada di lingkungan hutan yang asri dapat menurunkan tingkat stres, meningkatkan relaksasi, serta memberikan manfaat bagi kesehatan fisik dan mental.

Wisata Durensari Trenggalek Bangun Identitas Baru sebagai Destinasi Forest Wellness TourismWisata Durensari Trenggalek Bangun Identitas Baru sebagai Destinasi Forest Wellness Tourism Foto: Istimewa

Konsep wisata ini memadukan alam, budaya dan keterlibatan masyarakat dalam satu kesatuan pengalaman yang utuh. Pada tahap uji coba awal, pihaknya membuka paket Laras Jiwa.

"Ini sebuah wellness experience yang mengajak peserta mengikuti yoga di alam terbuka, forest bathing melalui aktivitas napak wana, hydrotherapy di Kali Bawok," ujarnya.

Tak hanya itu, wisatawan juga bisa merasakan sensasi menikmati wedang herbal khas desa, hingga sesi refleksi diri yang dipandu oleh psikolog Syafira Putri Ramadhani dan diperkaya dengan nilai-nilai budaya lokal.

Jenna menambahkan, seluruh rangkaian tersebut dirancang untuk menghadirkan pengalaman wisata yang tidak hanya rekreatif, tetapi juga memberikan ruang bagi pemulihan fisik, mental, dan emosional.

Upaya pengembangan destinasi wisata Durensari juga dilakukan dengan penguatan kapasitas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), penyusunan paket wisata, digitalisasi promosi, serta pemberdayaan UMKM agar manfaat ekonomi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

"Ini dilakukan dengan kolaborasi dari multisektor, pemerintah, akademisi, pelaku usaha, komunitas, media, dan masyarakat," imbuhnya.

Wisata Durensari Trenggalek Bangun Identitas Baru sebagai Destinasi Forest Wellness TourismWedang uwuh di wisata Durensari Trenggalek Foto: Istimewa

Program yang diluncurkan sejak Juni 2026 ini dikembangkan melalui rangkaian diskusi, pelatihan, dan pendampingan bersama Pokdarwis Desa Wisata Durensari. Melalui proses tersebut, masyarakat tidak hanya dikenalkan pada konsep Forest Wellness Tourism, tetapi juga didorong untuk mengembangkan potensi lokal menjadi pengalaman wisata yang istimewa.

Ketua Pokdarwis Desa Wisata Durensari, Unik Winarsih menyambut baik gagasan Jenna tersebut. Pihaknya menilai konsep Forest Wellness Tourism layak untuk dikembangkan untuk memperkuat identitas Durensari sebagai wisata alam berkelanjutan.

"Kami merasa senang karena masyarakat dilibatkan sejak awal dalam proses pengembangan. Pendampingan ini membuat kami lebih percaya diri untuk mengelola potensi desa dengan cara yang berbeda," kata Unik.

Pihaknya berharap program tersebut akan membawa membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, sekaligus meningkatkan daya saing sebagai desa wisata unggulan di Trenggalek.



(irb/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads