Pada era tahun 1990-an, Pantai Indah Popoh, Tulungagung menjadi destinasi favorit masyarakat. Namun, kini nasibnya semakin memprihatinkan.
Terbukanya akses pesisir Tulungagung melalui Jalur Lintas Selatan (JLS) mengubah landskap destinasi pariwisata di selatan Jawa. Kemudahan akses membuka destinasi wisata pantai baru.
"Dulu itu kalau bicara pantai Tulungagung ya cuma Pantai Popoh, nggak ada yang lain," kata salah satu warga Tulungagung Ahmad Sidiq, Selasa (7/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, pada momen akhir pekan atau hari libur, Pantai Popoh selalu diserbu ribuan wisatawan. Tidak hanya wisatawan lokal, Pantai Popoh juga menjadi jujugan warga dari luar kota.
"Sekarang sudah kalah bersaing dengan pantai-pantai lain di Tulungagung, seperti Pantai Sidem, Pantai Gemah, Pantai Sine, Dlodo, Cemoro Sewu dan yang lain," ujarnya.
Tidak hanya faktor persaingan saja, sejumlah fasilitas yang ada di Pantai Popoh kondisinya mengenaskan karena kurang mendapatkan perhatian serius pemerintah daerah.
"Ya seperti bisa kita lihat, nuansanya kusam," jelasnya.
Hal senada disampaikan pengunjung lain di Popoh, Heni Sulistiawati. Menurutnya, infrastruktur dan fasilitas wisata Pantai Popoh seharusnya direvitalisasi total.
"Kalau dibiarkan seperti ini ya akan tetap sepi pengunjung," imbuhnya.
Pihaknya berharap, Pantai Popoh ke depan mendapatkan sentuhan pembangunan, sehingga tetap bisa menjadi alternatif wisata yang representatif di Tulungagung.
"Minimal menjadi ruang terbuka hijau yang lebih modern dan representatif. Eman, apalagi ini wisata yang dikelola oleh pemerintah," imbuhnya.
Sementara itu, Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin mengakui, revitalisasi kawasan Pantai Popoh sangat dibutuhkan untuk menggaet kembali wisatawan. Pemerintah akan melakukan identifikasi terlebih dahulu terhadap aset yang dimiliki oleh pemerintah daerah.
"Rencana (pemugaran) ada, tapi kami identifikasi dulu, mana yang punya pemda. Kita dahulukan yang mana, mingkin pendopo," kata Ahmad Baharudin mengatakan.
Tidak hanya itu, sejumlah dukungan berupa penyelenggaraan even pertunjukan juga akan menjadi daya tarik wisatawan.
(auh/hil)
