Libur Lebaran 2026 menjadi momen yang membawa lonjakan wisatawan ke kawasan pesisir selatan Banyuwangi. Deretan pantai eksotis di Kecamatan Pesanggaran kembali menunjukkan pesonanya sebagai destinasi unggulan yang tak pernah sepi peminat.
Hamparan pantai dengan panorama alami yang masih asri menjadi magnet kuat bagi pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah. Tak heran jika kawasan wisata bahari di Desa Sumberagung ini selalu menjadi tujuan favorit saat musim liburan.
Sejumlah destinasi populer seperti Pantai Pulau Merah (Red Island), Pantai Gumuk Kancil, Pantai Cemara Konservasi, hingga Pantai Mustika dan Pulau Bedil, terpantau ramai dipadati pengunjung yang ingin menikmati suasana libur hari raya.
Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi, Hartono, mengungkapkan bahwa grafik kunjungan wisatawan mengalami peningkatan signifikan selama periode libur Lebaran.
"Rinciannya, Pantai Pulau Merah mencatatkan kunjungan tertinggi sebanyak 18.121 orang, disusul Pantai Mustika dan Pulau Bedil, sebanyak 3.944 orang, dan Pantai Cemara Konservasi sebanyak 1.177 orang. Sementara untuk Pantai Gumuk Kancil saat ini masih dalam proses pendataan," ujar Hartono, Kamis (26/03/2026).
Ia menjelaskan, wisatawan yang datang tidak hanya berasal dari Banyuwangi, tetapi juga dari berbagai daerah lain. Mereka tertarik dengan keindahan pantai Pesanggaran yang masih terjaga kealamiannya, serta suasana yang relatif belum terlalu padat dibanding destinasi lain.
Selain panorama alam, wisatawan juga dimanjakan dengan beragam kuliner tradisional khas Banyuwangi yang disediakan oleh pelaku UMKM setempat.
Tingginya angka kunjungan ini, lanjut Hartono, tidak lepas dari sinergi antara Disbudpar Banyuwangi, pegiat wisata, dan dukungan sektor swasta dalam pengembangan destinasi.
Salah satu dukungan datang dari PT Bumi Suksesindo (PT BSI), operator tambang emas Gunung Tumpang Pitu yang beroperasi di Desa Sumberagung. Anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk ini berkontribusi melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) atau Corporate Social Responsibility (CSR).
Program tersebut diwujudkan dalam bentuk pembangunan berbagai infrastruktur penunjang wisata, seperti pavingisasi akses jalan, musala, toilet bersih, hingga fasilitas tambahan berupa gazebo dan menara pantau.
"Kunjungan diprediksi masih akan terus membludak. Kami memperkirakan puncak arus wisata di pantai-pantai Pesanggaran ini akan terjadi pada tanggal 27 hingga 29 Maret 2026 mendatang," tandas Hartono.
Simak Video "Video: Porter Gambir Alami Peningkatan Omzet Jelang Lebaran 2026"
(auh/hil)