Libur Lebaran 2026, Tempat Hiburan Pantai (THP) Kenjeran, Surabaya tetap menjadi salah satu destinasi favorit warga Surabaya hingga luar daerah, meski jumlah kunjungan tercatat mengalami sedikit penurunan dibanding tahun sebelumnya.
Kepala UPTD Pengelolaan Objek Wisata THP Kenjeran, Tjahjono Agung Wibowo (49) atau yang akrab disapa Agung menyebut, penurunan ini dipengaruhi beberapa faktor, mulai dari kondisi cuaca hingga momen libur yang berdekatan dengan Hari Raya Nyepi dan jadwal masuk kerja.
"Secara global memang ada penurunan dari tahun kemarin, mungkin karena cuaca dan libur Lebaran yang cukup mepet dengan Nyepi serta aktivitas yang sudah mulai berjalan lagi di hari Rabu," ujarnya, Selasa (24/3).
Meski demikian, jumlah pengunjung masih tergolong tinggi. Pada hari pertama Lebaran, tercatat sekitar 650 pengunjung, namun angka tersebut terbilang rendah akibat hujan yang mengguyur kawasan Kenjeran.
Kunjungan mulai meningkat pada hari kedua Lebaran dengan sekitar 2.300 orang, disusul hari ketiga dan keempat yang berada di kisaran 2.200 pengunjung per harinya. Hingga Selasa siang (24/3) di hari keempat Lebaran, jumlah pengunjung sudah mencapai sekitar 1.300 orang dan diperkirakan terus bertambah.
"Mayoritas pengunjung di sini tidak hanya berasal dari Surabaya, tetapi juga dari berbagai daerah, itu pun pada hari biasa apalagi saat momen Lebaran seperti ini," kata Agung.
THP Kenjeran sendiri beroperasi mulai pukul 07.00 WIB hingga 16.00 WIB, dengan kapasitas mencapai lebih dari 10.000 orang per hari secara akumulatif. Harga tiket masuk yang dibanderol hanya Rp 15.000 baik anak maupun dewasa. Sedangkan anak di bawah 85 sentimeter gratis.
Selain menikmati wisata pantai, pengunjung juga memanfaatkan area kuliner yang dikelola sekitar 200 UMKM. Bahkan, sejumlah pedagang menyediakan tikar bagi pengunjung yang membeli makanan sehingga bisa bersantai langsung di lokasi.
Adapun daya tarik utama kawasan ini meliputi wisata kuliner, hiburan live music, aktivitas bermain di pantai untuk anak-anak, hingga pengunjung dapat belanja oleh-oleh seperti souvenir, kerupuk dan hasil laut, topi pantai, sandal, hingga kerajinan tangan khas pesisir.
Tak hanya itu, ada juga wisata perahu dengan tiket Rp 10.000 per orang dengan kapasitas 15 orang dalam sekali perjalanan.
Fasilitas di THP Kenjeran ini juga dilengkapi dengan gazebo, kursi sekitar lokasi UMKM, Musala, hingga kamar mandi lengkap dengan disabilitas sehingga pengunjung tidak perlu khawatir terkait kenyamanan selama berada di lokasi wisata.
Menjelang arus balik Lebaran, pihak pengelola memprediksi lonjakan kunjungan akan kembali terjadi, terutama pada 28-29 Maret yang bertepatan dengan tradisi Hari Raya Ketupat.
"Karena kebanyakan orang-orang sudah balik ke Surabaya atau yang mungkin dari luar kota sudah selesai silaturahmi ke sanak saudara. Nah itu mungkin mereka berlibur lebih leluasa di tanggal 28-29 Maret," jelas Agung.
Salah satu pengunjung asal Jombang, Nur Fitri datang bersama rombongan keluarga sejumlah 14 orang.
Fitri mengaku sebelumnya ia pernah berkunjung ke THP Kenjeran saat anaknya masih kecil. Menurutnya, kondisi sekarang jauh berbeda dengan berbagai penambahan fasilitas dan hiburan.
"Hari ini baru sampai di Surabaya langsung ke sini, mumpung anak saya pengen lagi. Dulu masih agak sepi, jelek. Sekarang bagus, ada hiburannya juga dan lebih nyaman. Semoga ke depannya makin ditingkatkan lagi pastinya," kata Nur.
Simak Video "Video: Lautan Manusia di Pantai Bali 2 Indramayu"
(auh/hil)