Pengamanan si akses masuk wisata Bromo Tengger Semeru melalui Poncokusumo, Kabupaten Malang diperketat. Petugas melakukan pemeriksaan pada kelengkapan kelaikan kendaraan (ramp check) serta kepemilikan asuransi untuk jip wisatawan.
Selain itu, petugas juga memberikan surat pernyataan kepada pengemudi jip yang belum melaksanakan ramp check dan tidak memiliki asuransi, sebagai bentuk penegasan dan edukasi terkait keselamatan transportasi wisata.
Kasi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinajar mengatakan, pengamanan dan pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan keselamatan wisatawan selama momen libur Lebaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami meningkatkan pengawasan di kawasan wisata, khususnya di akses menuju Bromo, dengan melakukan pengecekan kendaraan jeep guna memastikan kelaikan dan keselamatan penumpang," kata Bambang Subinajar kepada wartawan, Selasa (24/3/2026).
Berdasarkan data di lapangan, tercatat sebanyak 412 kendaraan jip masuk ke kawasan wisata Bromo saat libur Lebaran.
Dari jumlah tersebut, terdapat 12 kendaraan yang belum melaksanakan ramp check dan tidak memiliki asuransi.
Bambang menambahkan, petugas turut memberikan imbauan kepada sopir dan pengunjung agar selalu berhati-hati selama perjalanan serta mengutamakan keselamatan.
Bambang juga menyebut, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya preventif untuk meminimalisir potensi kecelakaan di kawasan wisata yang mengalami peningkatan kunjungan saat libur Lebaran.
"Kendaraan yang belum memenuhi aspek keselamatan, seperti belum ramp check dan tidak memiliki asuransi, kami berikan peringatan dan surat pernyataan agar segera dilengkapi sebelum beroperasi kembali," tegasnya.
Bambang juga mengimbau kepada seluruh pengemudi dan wisatawan agar selalu mematuhi aturan serta mengutamakan keselamatan selama berada di kawasan wisata.
Dengan pengamanan yang diperketat, diharapkan aktivitas wisata di Kabupaten Malang selama libur Lebaran dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif.
"Kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga keselamatan, karena faktor kelaikan kendaraan dan kehati-hatian pengemudi sangat menentukan keamanan perjalanan wisata," pungkasnya.
(auh/hil)











































