Air Terjun Nglirip Tuban: Eksotisme Alam dan Kisah Putri yang Melegenda

Air Terjun Nglirip Tuban: Eksotisme Alam dan Kisah Putri yang Melegenda

Jihan Navira - detikJatim
Minggu, 04 Jan 2026 11:28 WIB
Beautiful view of Nglirip waterfall in Tuban, East Java. East Java is located in Indonesia.
Air Terjun Putri Nglirip Foto: Getty Images/iStockphoto/Daniar Rahmasari
Tuban -

Siapa sangka, di balik keindahan Air Terjun Nglirip yang memukau, tersimpan kisah pilu yang melegenda. Destinasi wisata alam unggulan Kabupaten Tuban, Jawa Timur, ini memiliki dua sisi yang sama kuatnya: panorama alam bak surga tersembunyi dan aura mistis yang kental dengan mitos lokal.

Dikenal dengan airnya yang jernih kebiruan serta kolam alami yang luas, Air Terjun Nglirip kerap menjadi pilihan pelarian dari hiruk-pikuk perkotaan. Namun, daya tariknya tak hanya terletak pada bentang alam berupa tebing batu yang gagah.

Hembusan angin di antara pepohonan seolah membisikkan cerita lama tentang seorang putri yang patah hati. Perpaduan antara lanskap alam yang Instagramable dan kearifan lokal berupa mitos serta pantangan menjadikan Air Terjun Nglirip memiliki tempat tersendiri di hati para pelancong, khususnya wisatawan Jawa Timur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Legenda Putri Nglirip

Keindahan Air Terjun Putri Nglirip bukan hanya memanjakan mata, tetapi juga menyimpan kisah tutur yang diwariskan secara turun-temurun. Di balik gemuruh airnya, tersimpan legenda pilu tentang seorang putri cantik yang menjadi asal-usul penamaan air terjun ini.

Cerita rakyat itu menghadirkan nuansa mistis yang kental sekaligus melengkapi keeksotisan alam bagi setiap pengunjung yang datang.

ADVERTISEMENT

Dikutip dari laman Wonderful Indonesia, legenda yang berkembang di masyarakat menyebutkan adanya seorang putri dari keluarga terpandang di desa setempat. Kecantikannya memikat banyak orang, namun hatinya justru tertambat pada seorang pemuda dari kalangan rakyat biasa.

Hubungan asmara beda kasta ini berakhir tragis karena tidak mendapat restu orang tua sang putri, yang memandang status sosial pemuda tersebut tidak setara.

Air Terjun Putri NgliripPengunjung di Air Terjun Putri Nglirip Foto: Tangkapan layar instagram @airterjunputringlirip

Patah hati akibat cinta yang tak sampai, Putri Nglirip dikisahkan memilih mengasingkan diri di kawasan air terjun tersebut. Konon, ia sering duduk termenung di tepian air, meratapi nasib asmaranya yang berakhir pilu. Derasnya aliran air terjun dipercaya menjadi simbol air mata kesedihan sang putri yang terus mengalir dan menyatu dengan alam.

Kisah ini kemudian melahirkan kepercayaan bahwa arwah Putri Nglirip masih "mendiami" kawasan tersebut. Pada waktu-waktu tertentu, khususnya saat senja atau menjelang malam, sebagian warga mengaku pernah melihat penampakan sosok perempuan berpakaian putih di sekitar air terjun. Fenomena tersebut diyakini sebagai manifestasi kesedihan sang putri yang belum sepenuhnya sirna.

Legenda ini juga memunculkan berbagai mitos dan pantangan lokal yang hingga kini masih dijunjung masyarakat setempat. Wisatawan, terutama pasangan yang belum menikah, diimbau untuk menjaga sikap dan tutur kata saat berada di lokasi. Bagi warga sekitar, kisah Putri Nglirip bukan sekadar dongeng, melainkan bagian dari identitas budaya dan pengingat tentang dalamnya pengorbanan cinta.

Daya Tarik Air Terjun Nglirip

Air Terjun Putri Nglirip menawarkan panorama alam yang menawan dengan ketinggian sekitar 30 meter. Aliran air yang jatuh dari tebing batu alami memancarkan warna kebiruan yang eksotis, menciptakan pemandangan yang memanjakan mata. Keindahannya pun berubah mengikuti musim. Saat musim hujan, debit air yang deras menghadirkan kesan dramatis dan megah, sementara di musim kemarau alirannya lebih tenang namun tetap memesona.

Di bagian bawah air terjun, terbentuk kolam alami dengan air yang jernih dan relatif tenang. Area ini menjadi favorit pengunjung untuk berenang atau sekadar merendam kaki sambil menikmati kesegaran air pegunungan. Lanskap kolam dengan latar belakang air terjun juga menjadi spot foto unggulan bagi wisatawan.

Keindahan kawasan ini semakin lengkap dengan keberadaan hutan rimbun yang mengelilingi air terjun. Pepohonan tinggi yang menaungi area wisata menciptakan suasana sejuk dan teduh. Perpaduan suara deburan air dan kicauan burung menghadirkan sensasi relaksasi alami yang menenangkan.

Harga Tiket dan Akses Menuju Lokasi

Air terjun Nglirip di TubanAir terjun Nglirip di Tuban Foto: Pradikta Kusuma/d'traveler

Dilansir dari laman Disbudpar, Air Terjun Nglirip berada di Desa Mulyoagung, RT 03 RW 05, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Lokasinya cukup strategis dan dapat diakses dari dua wilayah utama. Dari pusat Kota Tuban, jarak tempuh sekitar 35 kilometer dengan waktu perjalanan kurang lebih 45 menit. Sementara jika berangkat dari Kabupaten Bojonegoro, jaraknya lebih dekat, yakni sekitar 25 kilometer atau sekitar 30 menit perjalanan.

Akses jalan menuju lokasi wisata ini sudah beraspal dengan kondisi cukup baik dan dapat dilalui berbagai jenis kendaraan, sehingga memudahkan wisatawan yang ingin berkunjung.

Harga tiket masuk Air Terjun Nglirip tergolong terjangkau, yakni sekitar Rp 8.000 untuk pengunjung dewasa dan Rp 3.000 untuk anak-anak. Tarif parkir kendaraan dipatok Rp 2.000 untuk sepeda motor dan Rp 5.000 untuk mobil. Meski demikian, harga dapat berubah sewaktu-waktu, sehingga pengunjung disarankan menyiapkan uang tunai dan memantau informasi terbaru sebelum berangkat.

Tips Berkunjung ke Air Terjun Nglirip

Waktu terbaik untuk mengunjungi Air Terjun Nglirip adalah pada pagi atau sore hari saat cuaca lebih sejuk dan pencahayaan alami lebih lembut. Gunakan pakaian yang nyaman serta alas kaki yang tidak licin, terutama jika ingin menjelajahi area sekitar air terjun. Perhatikan kedalaman kolam sebelum berenang dan hindari area yang terlalu dalam. Jangan lupa menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian alam.

Air Terjun Nglirip menjadi destinasi wisata ideal bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam sekaligus merasakan suasana tenang di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Perpaduan panorama alam yang menawan dan legenda yang hidup di tengah masyarakat menjadikan tempat ini memiliki daya tarik unik.

Artikel ini ditulis Muhammad Faishal Haq, peserta magang PRIMA Kemenag di detikcom.




(ihc/ihc)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads