4 Jalur Pendakian Gunung Lawu: Medan, Rute dan Tips Aman Mendaki

4 Jalur Pendakian Gunung Lawu: Medan, Rute dan Tips Aman Mendaki

Jihan Navira - detikJatim
Jumat, 02 Jan 2026 17:45 WIB
Keindahan Gunung Lawu
Gunung Lawu. Foto: Reni PS/d'Traveler
Magetan -

Terletak di perbatasan Jawa Tengah (Karanganyar) dan Jawa Timur, Gunung Lawu adalah salah satu gunung yang paling sering didaki di Pulau Jawa. Dengan ketinggian 3.265 mdpl, Lawu dikenal memiliki empat jalur pendakian resmi yang ramah untuk pemula dan ada juga yang menantang.

Setiap jalurnya pun memiliki panorama alam beragam, di mana pengunjung diajak untuk menelusuri hutan, sabana, sampai kawasan puncak. Nah, kalau detikers tertarik mendaki gunung ini, baiknya pahami dulu ya, medan, rute perjalanan, dan hal penting lainnya supaya perjalanan tetap aman!

Jalur Pendakian Utama Gunung Lawu

Dilansir dari website resmi Gunung Lawu, empat jalur resmi memiliki karakter yang berbeda. Pilih dan sesuaikan jalur pendakiannya dengan kapasitas dan pengalaman masing-masing ya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Cemoro Sewu

Jalur pendakian Cemoro Sewu berada di Jalan Sarangan, Plaosan, Magetan. Di kalangan pendaki, jalur ini paling populer karena memiliki jarak tempuh paling cepat untuk sampai ke puncak dengan medan bebatuan yang masih aman.

Akses

Pendaki bisa menggunakan transportasi bus atau kereta menuju titik terdekat pendakian. Satu-satunya bus yang lewat depan Cemoro Sewu adalah Bus Sudiro Tungga Jaya dari rute Jakarta menuju Madiun Raya, yang dipatok harga Rp 200.000-Rp 250.000 atau STJ lewat Taman Wisata Sarangan-Sarangan dan jika dari Jakarta bisa turun di depan Cemoro Sewu.

ADVERTISEMENT

Sementara untuk kereta tiketnya dibanderol mulai Rp 150.000-450.000 dari Stasiun Magetan ke stasiun barat. Setelah itu, perjalan menuju terminal Maospati bisa dilanjut via ojek, kemudian naik bus mini menuju terminal Magetan. Setelahnya, gunakan angkot menuju pasar Plaosan dan ojek menuju Cemoro Sewu dengan tarif sekitar Rp 30.000-50.000 atau bisa juga menggunakan ojek online.

Jika keberangkatan dari Surabaya, tiket kereta sekitar Rp 88.000-290.000, sedangkan untuk tarif bus sekitar Rp 80.000 dan Rp 150.000-450.000 jika keberangkatannya dari Jakarta.

Estimasi Waktu Pendakian

Pendakiannya diperkirakan memakan waktu sekitar 7-8 jam untuk sampai ke puncak. Di mana detail rutenya adalah sebagai berikut.

1) Cemoro Sewu Pos 1: 30 menit

2) Pos 1- Pos 2: 50 menit

3) Pos 2-Pos 3: 85 menit

4) Pos 3-Pos 4: 90 menit

5) Pos 4-Pos 5: 30 menit

6) Pos 5-Puncak Hargo Dalem: 15 menit

7) Hargo Dalem-Hargo Dumilah: 30 menit

2. Cemoro Kandang

Jalur ini masuk dalam administrasi Desa Gondosuli, Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar yang punya view dan nuansa hutan teduh di Pos 4. Jalur pendakian ini memiliki tingkat kesulitan rendah-menengah dengan jalan landai dan terdapat anak tangga di awal.

Akses

Jika keberangkatan dari Jakarta, bisa menggunakan Bus Sudiro Tungga Jaya menuju Madiun Raya dengan harga tiket Rp 200.000-250.000. Bisa juga menggunakan kereta dengan tarif Rp 150.000-450.000, atau jika menggunakan pesawat turun di adi Soemarmo kemudian lanjut naik bus ke Karanganyar, lanjut naik ojek ke Cemoro Kandang.

Apabila keberangkatan dari Surabaya, harga tiket kereta sekitar Rp 88.000-290.000, atau jika naik bus ke Magetan dikenai biaya tarif sekitar Rp 80.000.

Estimasi Waktu Pendakian

Pendaki yang melewati jalur pendakian Cemoro Kandang diperkirakan memakan waktu 7-8 jam untuk sampai ke puncak. Rutenya adalah sebagai berikut.

1) Cemoro Kandang-Pos 1: 70 menit

2) Pos 1-Pos 2: 80 menit

3) Pos 2-Pos 3: 110 menit

4) Pos 3-Pos 4: 90 menit

5) Pos 4-Pos 5: 40 menit

6) Pos 5-Puncak Hargo Dalem: 15 menit

7) Hargo Dalem-Hargo Dumilah: 30 menit

3. Candi Cetho

Jalur ini berada tepat di Dusun Cetho, Desa Gumeng, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar. Jalur ini juga menjadi salah satu pilihan para pendaki karena terkenal dengan jalur sabana serta banyaknya wisata di sekitar Candi Cetho, seperti kebun teh Kemuning, Candi Cetho, air terjun Jumog, Candi Sukuh, dan lain-lain.

Akses

Jika keberangkatan dimulai dari arah Madiun Raya, bisa gunakan kendaraan pribadi dengan rute Magetan-Sarangan-Cemoro, Sewu-Grojogan, Sewu-Jumog-Kemuning-Cetho. Perjalanan dari Magetan menuju Cetho diperkirakan memakan waktu kurang lebih 90 menit.

Estimasi Waktu Pendakian

Pendaki yang melewati jalur pendakian Candi Cetho diperkirakan memakan waktu 8-10 jam untuk sampai ke puncak. Dimana pendaki akan melewati:

1) Cetho-Pos 1: 70 menit

2) Pos 1-Pos 2: 60 menit

3) Pos 2-Pos 3: 80 menit

4) Pos 3-Pos 4: 90 menit

5) Pos 4-Pos 5: 70 menit

6) Pos 5-Puncak Hargo Dalem: 90 menit

7) Hargo Dalem-Hargo Dumilah: 30 menit

4. Singolangu

Jalur Singolangu baru dibuka pada akhir tahun 2018. Dusun Singolangu atau yang juga dikenal dengan Kampung Susu Lawu berada di ketinggian kurang lebih 1100 Mdpl. Menariknya, pendaki yang melewati jalur ini bisa sambil mencicipi susu sapi khas Singolangu.

Akses

Kendaraan untuk menuju jalur ini memang terbatas dari rute Stasiun Barat bisa melanjutkan dengan ojek menuju terminal Maospati, lanjut dengan naik bus ini ke terminal Magetan.

Setelah itu, lanjut lagi dengan kendaraan umum menuju Telaga Sarangan sampai di Pasar Plaosan. Dari Pasar Plaosan, gunakan ojek menuju Dusun Singolangu dengan patokan Taman Sarangan, sebelum masuk ke kawasan wisata Sarangan bisa lurus ke arah Taman Wisata Sarangan, ambil arah kiri saat berada di pertigaan setelah kebun stroberi hingga sampai di basecamp Singolangu.

Estimasi Waktu Pendakian

Pendaki yang melewati jalur pendakian Singolangu diperkirakan memakan waktu 8-10 jam untuk sampai ke puncak, yang akan melewati:

1) Cetho-Pos 1: 60 menit

2) Pos 1-Pos 2: 60 menit

3) Pos 2-Pos 3: 90 menit

4) Pos 3-Pos 4: 105 menit

5) Pos 4-Pos 5: 120 menit

6) Pos 5-Puncak Hargo Dalem: 45 menit

7) Hargo Dalem-Hargo Dumilah: 30 menit

Aturan Pendakian Gunung Lawu

Gunung Lawu memang terikat dengan tradisi dan adat lokal sehingga pendaki yang termasuk pendatang atau wisatawan diharapkan bisa mematuhi dan menghormati aturan yang diberlakukan, seperti berikut.

  • Batas usia pendaki 17 tahun. Wajib melampirkan izin dari orang tua dan memiliki pengalaman mendaki minimal 3 kali.
  • Jika tidak memenuhi syarat minimal usia, pendaki harus didampingi oleh pemandu profesional seperti relawan pos pendakian atau anggota keluarga dewasa yang memiliki pengalaman mendaki.
  • Pendaki harus datang dengan niat baik.
  • Tidak diperkenankan untuk banyak bercanda selama perjalanan baik untuk menghormati adat juga untuk menjaga konsentrasi selama pendakian.
  • Tidak diperkenankan mengeluarkan banyak keluh kesah dan diharapkan pendaki menikmati perjalanan hingga akhir.
  • Sebaiknya hindari penggunaan pakaian bermotif mrutu sewu maupun pakaian berwarna hijau pupus untuk menghormati kepercayaan yang ada. Selain itu, ini juga agar pendaki tetap terlihat dalam pandangan mata.

Harga Tiket Masuk

Sebagai catatan, harga tiket masuk pendakian Gunung Lawu relatif seragam, namun belum ada update di tahun 2026. Namun, tahun lalu, harganya berkisar di Rp 15.000 hingga Rp 25.000 per orang.

Harga tiket ini tergantung jalur dan kebijakan basecamp. Di setiap basecamp juga tersedia penyewaan perlengkapan pendakian hingga jasa porter yang sangat membantu pendaki pemula. Selamat mendaki ya detikers!




(hil/irb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads