Pantai Srau di Pacitan, Wisata Pasir Putih dengan Panorama Samudra Hindia

Pantai Srau di Pacitan, Wisata Pasir Putih dengan Panorama Samudra Hindia

Muhammad Faishal Haq - detikJatim
Minggu, 28 Des 2025 07:00 WIB
Pantai Srau di Pacitan, Wisata Pasir Putih dengan Panorama Samudra Hindia
Pantai Srau Pacitan. (Foto: Andri Pranata Kusuma/d'Traveler)
Pacitan -

Di ujung barat daya Jawa Timur, Pantai Srau menyimpan pesona alam yang terus menarik perhatian wisatawan lokal hingga mancanegara. Berada di Dusun Srau, Desa Candi, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan, pantai ini dikenal dengan hamparan pasir putih halus, deretan pohon kelapa, serta formasi karang eksotis yang menciptakan latar foto dramatis.

Meski kerap menjadi tujuan wisata, Pantai Srau masih mempertahankan suasana yang relatif asri. Pepohonan rindang di belakang garis pantai memberikan naungan alami bagi pengunjung saat cuaca panas. Namun, wisatawan tetap diimbau waspada karena kondisi ombak yang terkadang besar. Beberapa area aman untuk bersantai dan berfoto, sementara titik tertentu kerap dimanfaatkan sebagai lokasi latihan surfing oleh peselancar lokal.

Akses Lokasi dan Tarif Masuk

Dilansir dari DetikJatim, Pantai Srau dapat diakses melalui jalur Pacitan-Solo. Dari jalan raya utama, pengunjung akan menemukan papan petunjuk arah yang jelas menuju Desa Candi hingga ke bibir pantai. Akses jalan relatif mudah dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pantai Srau PacitanPantai Srau Pacitan Foto: Purwoto Sumodiharjo/detikJatim

Sebagian besar kondisi jalan sudah beraspal, meski terdapat beberapa ruas yang sempit dan berkelok. Pengendara disarankan tetap berhati-hati, terutama saat melintasi tikungan tajam dan jalur menurun.

Untuk menikmati keindahan Pantai Srau, wisatawan hanya perlu membayar tiket masuk sekitar Rp5.000-Rp10.000. Tarif ini tergolong terjangkau dan menjadikan Pantai Srau favorit bagi pelancong yang ingin berwisata alam tanpa biaya besar. Meski demikian, harga tiket dapat berubah sesuai kebijakan pengelola, sehingga disarankan mengecek informasi terbaru sebelum berangkat.

ADVERTISEMENT

Daya Tarik Wisata Pantai Srau

Daya tarik utama Pantai Srau terletak pada pasir putihnya yang sangat lembut, bahkan sering diibaratkan seperti kapas saat dipijak. Hamparan pasir ini berpadu dengan air laut yang jernih berwarna biru, menciptakan suasana menenangkan.

Pantai Srau PacitanPeringatan dilarang Berenang di Pantai Srau Pacitan Foto: Purwoto Sumodiharjo/detikJatim

Kejernihan air laut memungkinkan pengunjung melihat ikan-ikan kecil di tepian pantai, menjadikan Pantai Srau potensial untuk snorkeling dan menyelam di area yang aman. Selain itu, bentangan Samudra Hindia yang luas menghadirkan panorama laut lepas yang memanjakan mata.

Meski ombak di beberapa titik cukup besar dan menuntut kewaspadaan, suara deburan ombak justru menjadi daya tarik tersendiri. Suasana alam yang masih alami menciptakan rasa damai dan kedekatan dengan alam.

Tiga Area Pantai yang Berbeda

Pantai Srau memiliki tiga area utama yang kerap dikunjungi wisatawan.

Pantai Srau PacitanPantai Srau Pacitan Foto: Purwoto Sumodiharjo/detikJatim
  • Pantai Srau 1 menawarkan pemandangan klasik pantai selatan Jawa dengan pasir putih membentang luas. Area ini cocok untuk bersantai, meski pengunjung perlu berhati-hati karena terdapat kerikil dan batu kecil.
  • Pantai Srau 2 menjadi pilihan utama bagi wisatawan yang ingin bermain air. Garis pantainya terbuka lebar dengan ombak relatif lebih tenang, sehingga aman untuk berenang di tepi pantai.
  • Pantai Wayang, pantai kecil dengan ciri khas karang berlubang, menawarkan panorama unik untuk berfoto. Namun, pengunjung dilarang bermain air di area ini karena arus balik yang kuat serta dasar lubang yang berlumpur dan berbahaya.

Tips Berkunjung ke Pantai Srau

Agar kunjungan lebih aman dan nyaman, wisatawan disarankan datang saat cuaca cerah. Pagi hari cocok untuk menikmati cahaya lembut matahari terbit, sementara sore hari menjadi waktu ideal menyaksikan matahari terbenam.

Pengunjung juga disarankan membawa topi, tabir surya, dan air minum, mengingat paparan sinar matahari cukup terik meski tersedia pepohonan teduh. Demi menjaga kelestarian alam, wisatawan diimbau membawa pulang sampah sendiri, tidak merusak karang, serta menghormati adat dan aturan setempat.

Bagi yang berencana berkemah, pastikan memilih area yang telah ditentukan dan berkoordinasi dengan warga atau pengelola agar kegiatan tetap tertib dan minim dampak lingkungan.

Pantai Srau menawarkan perpaduan panorama alam yang memikat dan suasana tenang, menjadikannya pilihan tepat bagi wisatawan yang mencari keindahan pantai tanpa hiruk-pikuk wisata massal. Sebelum berkunjung, pastikan mengecek kondisi cuaca dan informasi terbaru dari sumber resmi agar perjalanan ke Pantai Srau tetap aman dan menyenangkan.

Artikel ini ditulis Muhammad Faishal Haq, peserta magang PRIMA Kemenag di detikcom.




(ihc/dpe)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads