- Asal-usul Nama Pantai Papuma
- Daya Tarik Utama Pantai Papuma 1. Karang-karang Besar 2. Goa Jepang 3. Goa Lowo 4. Bukit Siti Hinggil 5. Pesona Sunrise dan Sunset 6. Wisata Flora dan Fauna 7. Gabungan Hutan dan Pantai
- Lokasi Pantai Papuma dan Akses Menuju Pantai
- Harga Tiket Masuk
- Fasilitas Pantai Papuma
- Tips Wisata ke Pantai Papuma
- Mitos di Balik Pantai Papuma 1. Gulungan Ombak yang Memakan Korban 2. Terdapat Pulau Tak Bernama Dihuni Ular Berbisa 3. Sering Ada Kegiatan Larung Sesajen
Liburan akhir tahun menjadi momen ideal untuk melepas penat sekaligus menikmati pesona alam Indonesia. Jember tak hanya menyediakan kuliner yang beragam, tetapi juga pesona alam yang memukau. Salah satunya adalah Pantai Papuma Jember.
Pantai ini menawarkan pengalaman berbeda dengan udara sejuk, ombak yang relatif tenang, serta deretan batu karang yang menjulang. Perpaduan panorama alam dengan fasilitas yang memadai menjadikannya pilihan tepat untuk menghabiskan liburan akhir tahun bersama keluarga, sahabat, maupun pasangan.
Asal-usul Nama Pantai Papuma
Pantai Papuma merupakan salah satu destinasi wisata andalan Kabupaten Jember. Nama Papuma sendiri merupakan singkatan dari Pasir Putih Malikan, merujuk pada hamparan pasir putih yang bersih serta batu karang besar bernama Malikan yang menjadi ikon kawasan pantai ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum dikenal luas sebagai tempat wisata, kawasan Pantai Papuma masih berupa hutan dan pantai alami yang jarang dijamah. Pada masa penjajahan Jepang, wilayah hutan di sekitar pantai ini pernah dimanfaatkan sebagai area pertahanan dan tempat persembunyian.
Pantai Papuma mulai dibuka secara resmi sebagai objek wisata pada tahun 1994. Namun, popularitasnya baru meningkat beberapa tahun kemudian, seiring dengan perbaikan akses dan pengelolaan kawasan yang lebih serius.
Keindahan alamnya yang khas, perpaduan pasir putih, laut biru, serta deretan karang besar yang menjulang-perlahan menjadikan Papuma dikenal luas, baik oleh wisatawan lokal maupun luar daerah.
Daya Tarik Utama Pantai Papuma
Keindahan alam pesisir selatan yang berpadu dengan pasir putih, formasi karang ikonik, serta suasana pantai yang relatif sejuk menjadikan Pantai Papuma memiliki beragam daya tarik yang sayang untuk dilewatkan saat berlibur ke kawasan ini.
Pantai Papuma Jember Foto: ANTARA FOTO/SENO |
1. Karang-karang Besar
Pantai Papuma memiliki pesona pulau karang yang terletak sekitar 2 mil dari bibir pantai. Masyarakat setempat menamai pulau karang ini Pulau Kresna, Pulau Narada, hingga Pulau Batara Guru. Nah, jika tidak sedang pasang dan ombak lebih tenang, wisatawan dapat menyewa kapal nelayan untuk mengunjungi atol-atol tersebut.
2. Goa Jepang
Goa Jepang ini menyimpan sejarah yang kental. Goa ini menyerupai benteng tempat pertahanan di masa Perang Dunia II, dan pengintaian tentara Jepang ke arah laut selatan. Untuk mencapai goa ini, detikers harus melewati kawasan hutan jati di sekitar.
3. Goa Lowo
Selain Goa Jepang, Pantai Papuma juga memiliki Goa Lowo. Goa ini berada di bibir pantai dengan kedalaman kurang lebih 30 meter. Ketika air surut, detikers dapat melihat area dalam goa ini.
4. Bukit Siti Hinggil
Bukit di Pantai Papuma Jember Foto: Yakub Mulyono |
Salah satu panorama yang cantik bisa dilihat dari Bukit Siti Hinggil. detikers bisa melihat lautan lepas dan batu karang di barat, juga Pulau Nusa Barung yang berjarak sekitar dua jam dengan perahu.
5. Pesona Sunrise dan Sunset
Tak hanya menyajikan goa bersejarah, Pantai Papuma juga menyuguhkan pemandangan sunrise dan sunset yang indah nan memukau. Untuk mendapatkan pemandangan sunset, wisatawan harus di lokasi sekitar pukul 17.15 WIB.
6. Wisata Flora dan Fauna
Pantai Papuma kaya flora dan fauna. Tumbuhan yang subur di tepian pantai ini adalah pandan laut dan pohon cendana. Apabila air surut, udang barong dan lobster sering terdampar di bebatuan pantai ini. Kawasan hutan Gunung Watangan di dekat Pantai Papuma menaungi satwa seperti burung cicak hijau, lutung, dan tupai.
7. Gabungan Hutan dan Pantai
Pantai Papuma di Jember Foto: (tamie/d'Traveler) |
Pantai Papuma menjadi bagian dari Wana Wisata (WW) Tanjung Papuma. Tanjung ini mempunyai luas sekitar 77,20 hektare yang terdiri dari area hutan alam dan pantainya. Area hutan ini melindungi flora dan fauna khas tropis.
Lokasi Pantai Papuma dan Akses Menuju Pantai
Pantai Papuma berlokasi di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Berjarak sekitar 34 kilometer dari pusat Kota Jember, dan dapat ditempuh dalam waktu 1 hingga 1,5 jam perjalanan darat.
Akses menuju Pantai Papuma lebih mudah dan dapat ditempuh dengan berbagai kendaraan. Selama perjalanan, wisatawan akan disuguhkan dengan hutan jati yang rimbun dan jalan perbukitan. Meski medannya sedikit menantang, perjalanan detikers akan terbayar lunas ketika tiba di lokasi karena keindahan lokasi ini.
Harga Tiket Masuk
Panorama di Pantai Papuma Jember Foto: Fitrah/d'Traveler |
Harga tiket masuk pantai cukup ramah di kantong. Pada hari biasa (Senin-Jumat) tiket masuk hanya dibanderol sekitar Rp 15.000 per orang. Sedangkan hari libur dan akhir pekan (Sabtu-Minggu) dibanderol Rp 17.500 per orang.
Tiket masuk untuk wisatawan mancanegara Rp 30.000 per orang. Selain tiket masuk, pengunjung juga dikenakan tarif parkir. Untuk kendaraan roda dua sekitar Rp 5.000 dan kendaraan roda empat Rp 10.000.
Fasilitas Pantai Papuma
Untuk menunjang kenyamanan wisatawan, Pantai Papuma dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang. Kehadiran fasilitas ini membuat pengunjung dapat menikmati liburan dengan lebih aman dan nyaman selama berada di kawasan pantai.
- Area parkir yang luas
- Toilet umum dan kamar mandi yang bersih
- Warung makan dan restoran dengan menua seafood yang segar
- Mushala
- Area camping bagi yang ingin berwisata malam dengan nuansa alam
- Tersedia penginapan dan homestay terdekat dengan tarif terjangkau
Tips Wisata ke Pantai Papuma
Agar kunjungan ke Pantai Papuma berjalan aman dan menyenangkan, wisatawan perlu mempersiapkan perjalanan dengan baik. Sejumlah tips sederhana berikut dapat membantu pengunjung menikmati liburan dengan lebih nyaman selama berada di kawasan pantai.
- Datang di waktu pagi atau sore untuk menghindari terik matahari
- Jangan lupa untuk menggunakan alas kaki yang nyaman
- Bawa kamera atau smartphone dengan baterai penuh untuk mengabadikan momen terbaik
- Tetap jaga kebersihan dan jangan buang sampah sembarangan
- Perhatikan kondisi cuaca dan ombak sebelum berenang
- Pesan penginapan lebih awal, apabila berencana menginap
Mitos di Balik Pantai Papuma
Di balik keindahan alamnya, Pantai Papuma juga lekat dengan berbagai mitos yang berkembang di tengah masyarakat setempat. Cerita-cerita turun-temurun ini menjadi bagian dari kekayaan budaya lokal yang hingga kini masih dikenal dan dipercaya oleh sebagian warga.
1. Gulungan Ombak yang Memakan Korban
Konon, gulungan ombak di Pantai Papuma dikenal ganas dan memakan banyak korban. Masyarakat setempat percaya, gulungan ombak itu berasal dari Nyi Roro Kidul yang ingin menjadikan korban tersebut sebagai penghuni kerajaan gaibnya.
2. Terdapat Pulau Tak Bernama Dihuni Ular Berbisa
Pantai Papuma dikenal memiliki tujuh karang raksasa dengan nama berbeda-beda. Deretan nama-nama itu, di antaranya Dhampar Kencana, Genteng/kura-kura, Kodok, Kresna, Narada, Kajang.
Namun, disebut pula Batara Guru, Kresna, Narada Nusa Barong, Kajang, dan satu karang yang tidak bernama. Mengapa demikian? Karena konon, satu batu ini dihuni sekawan ular berbisa.
3. Sering Ada Kegiatan Larung Sesajen
Konon, di pantai ini masyarakat rutin melakukan larung sesajen agar panen ikan melimpah. Persembahan ini menjadi tradisi yang diselenggarakan pada waktu-waktu tertentu. Biasanya masyarakat setempat akan ramai mendoakan sesajen sebelum dihanyutkan ke laut.
Artikel ini ditulis Eka Fitria Lusiana, peserta magang PRIMA Kemenag di detikcom.
(ihc/irb)















































