Libur sekolah yang bertepatan dengan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 belum berdampak signifikan terhadap sektor pariwisata di Lamongan. Sejumlah destinasi unggulan masih mencatat tingkat kunjungan yang cenderung stagnan.
Pantauan di dua objek wisata andalan, Wisata Bahari Lamongan (WBL) dan Maharani Zoo & Goa belum menunjukkan adanya lonjakan wisatawan meski memasuki periode libur panjang.
Asisten Manajer Pemasaran WBL dan Maharani Zoo Juli Tri Wahyuningtiyas mengungkapkan, hingga Kamis (25/12/2025), jumlah pengunjung masih berada pada level normal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau dibandingkan hari biasa, sejauh ini belum ada peningkatan yang berarti. Masih relatif sama," ujar Juli saat dikonfirmasi wartawan.
Menurutnya, pada periode libur akhir tahun seperti ini, biasanya sudah terlihat tren kenaikan kunjungan. Namun, pola tersebut belum terjadi pada musim liburan kali ini.
"Biasanya sudah mulai terasa ramai sejak awal libur, tapi tahun ini belum terlihat," katanya.
Juli menambahkan, tren penurunan minat berwisata sebenarnya sudah berlangsung dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan evaluasi internal, kondisi tersebut dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari semakin banyaknya pilihan destinasi wisata di daerah lain hingga daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih.
"Persaingan destinasi semakin ketat, ditambah kondisi ekonomi masyarakat yang masih menyesuaikan," jelasnya.
Meski demikian, manajemen tetap optimistis kunjungan wisatawan akan mengalami peningkatan dalam beberapa hari ke depan, seiring masih berlangsungnya masa libur sekolah dan cuti bersama hingga awal Januari 2026.
Untuk mendongkrak minat pengunjung, pengelola WBL dan Maharani Zoo telah menyiapkan beragam atraksi hiburan, seperti parade karakter, fashion karnival, pertunjukan musik, hingga event tematik khusus liburan.
"Kami berharap di sisa libur Nataru ini kunjungan bisa mulai naik," pungkas Juli.
(irb/abq)











































