Sejuknya Panorama Bromo Tengger Ditemani Aroma Hangat Kopi Khas Pegunungan

M Rofiq - detikJatim
Minggu, 16 Jan 2022 22:18 WIB
Sejuknya Panorama Bromo Tengger Ditemani Aromi Kopi Khas Pegunungan
Nikmati kopi di lereng Bromo (Foto: M Rofiq/detikcom)
Probolinggo -

Bicara soal kopi seakan tidak ada matinya. Apalagi minumnya dikelilingi panorama indah nan sejuk seperti di kaki Gunung Bromo.

Tepat di kaki Gunung Bromo ada satu-satunya bangunan kecil nan akan menarik perhatian pengunjung. Tiap orang tidak akan melewatkan begitu saja tempat ini. Bangunan tersebut merupakan kedai kopi mungil dibernama Shelter Kopi Bromo. Letaknya di Desa Sapikerep, Sukapura, Kabupaten Probolinggo.

Kopi satu ini bukan kopi biasa, tapi kopi khas Bromo, khas masyarakat suku Tengger. Sekilas kedai ini hanya menawarkan kopi pada umumnya, namun di kedai ini bisa menikmati kopi aroma khas yang disukai warga suku Tengger, yang merupakan kopi asli hasil tanam warga suku tengger.

Secara tekstur biji kopi sama dengan biji kopi jenis arabika pada umumnya. Yang membedakan rasa dan aroma di kopi ini sangat lengkap. Untuk meracik biji kopi dan jadi secangkir kopi, seorang Barista perlu ketelitian. Mulai memilih biji kopi, menimbang, menghaluskan, hingga menuang air panas agar rasa tidak hambar.

Dari biji kopi pilihan inilah, membuat kedai ini selalu menjadi jujugan traveler yang datang atau pulang dari berwisata dari Gunung Bromo.

Setelah menyeruput kopi khas Tengger Bromo, lelah dan ngantuk setelah berpetualang seharian di area lisata langsung membuat stamina yang letih, kembali melek.

Dan yang membuat istimewa minum kopi justru tidak di dalam ruangan. Namun di alam bebas yang bisa menikmati panorama pegunungan Bromo dengan latar belakang perbukitan nan indah.

Sejuknya Panorama Bromo Tengger Ditemani Aromi Kopi Khas PegununganPanorama Bromo Tengger Ditemani Aromi Kopi/ Foto: M Rofiq

Anis Qurila, pecinta kopi rasa manis, asam dan pahit ditambah aroma buah-buahan ada di kopi Bromo Tengger ini, dan banyak kopi rasa lainnya, dan pastinya kopi yang satu ini tidak bikin perut kembung karena sudah diracik oleh Barista andalan dimiliki kedai kopi Shelter Bromo.

"Setiap datang dan pulang saat berwisata ke Gunung Bromo, pasti mampir ke kedai kopi Shelter Bromo ini. Dia mengaku paling suka kopi aroma buah, rasanya manis, asam dan pahit. Bahkan kopinya tidak membuat kembung di perut, karena diracik oleh Barista yang sudah berpengalaman," ujar Anis kepada detikJatim, Minggu (16/1/2022).

Sementara Samin Lestari, Barista di kedai Shelter Bromo Cafe mengaku banyak varian atau jenis kopi yang dijual. Namun jika ingin kembali fit dan segar hingga mampu menghilangkan rasa kantuk, disarankan memilih kopi rasa manis, asam dan pahit.

"Meskipun banyak varian atau jenis kopi yang kami jual, namun tetap banyak konsumen atau traveler yang datang selalu memesan Kopi Bromo Tengger. Selain rasa pahit dan asamnya pas, rasa manisnya juga terasa, ditambah bisa membuat rasa ngantuk dan letih hilang" tegas Samin Lestari, barista di Kedai Kopi Shelter Bromo.

Bagi yang memanjakan mata di tempat ini, cukup merogoh kocek Rp 15 ribu/gelas, konsumen sudah bisa menikmati Kopi Bromo Tengger, disertai dengan pemandangan yang indah.

"Selama pandemi COVID-19, penikmat kopi yang datang sempat menurun. Namun sejak kembali pulih, terlebih tempat wisata Gunung Bromo dibuka, penikmat kopi sudah juga mulai berdatangan," tambah Mimin, panggilan akrab Samin.



Simak Video "Seduhan Kopi Bor di Padang Savana Bromo Hadirkan Sensasi Berbeda"
[Gambas:Video 20detik]
(fat/fat)