Final Bupati Pasuruan Cup Rusuh, Besi Pembatas Lapangan Dijarah

Final Bupati Pasuruan Cup Rusuh, Besi Pembatas Lapangan Dijarah

Muhajir Arifin - detikJatim
Selasa, 29 Sep 2026 22:35 WIB
Kerusuhan dan penjarahan besi warnai final turnamen sepakbola Bupati Cup di Pandaanm, Pasuruan
Kerusuhan dan penjarahan besi warnai final turnamen sepakbola Bupati Cup di Pandaanm, Pasuruan (Foto: Dok. Istimewa)
Pasuruan -

Partai final turnamen sepakbola Bupati Cup di Pasuruan diwarnai insiden memalukan. Tak hanya bentrokan, penonton juga menjarah pagar besi pembatas lapangan. Video rekaman tawuran dan penjarahan itu viral di media sosial.

Pertandingan final antara Kejayan FC dengan Kraton FC yang digelar di lapangan sepakbola Pandaan, Selasa (29/9/2026) sore. Dukungan antusias dari kedua kubu juga tampak memenuhi lapangan.

Awalnya laga berlangsung normal dan seru. Namun kedua tim gagal mencetak gol hingga babak pertama berakhir dengan skor 0-0.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada babak kedua, Kejayan FC berhasil unggul dengan mencetak gol di menit ke-55. Skor 1-0 itu bertahan hingga peluit akhir. Kejayan FC keluar sebagai juara.

ADVERTISEMENT

Sayang, pesta juara Kejaya FC harus ditunda. Sebab suasana memanas pascapertandingan. Penonton yang tak puas dengan hasil pertandingan masuk ke lapangan dan memicu kerusuhan antarsuporter.

Kerusuhan dan penjarahan besi warnai final turnamen sepakbola Bupati Cup di Pandaanm, PasuruanKerusuhan dan penjarahan besi warnai final turnamen sepakbola Bupati Cup di Pandaanm, Pasuruan Foto: Dok. Istimewa

Petugas keamanan yang berada di lokasi langsung berupaya mengendalikan situasi agar tak meluas. Namun massa penonton yang emosi sudah tak terkendali. Aparat yang mengawal laga juga tak berdaya.

Tawuran pecah, saling lempar kembangapi dan lempar batu tak terhindarkan. Bahkan dalam video seorang panitia terpaksa harus ditandu untuk mendapat perawatan medis karena terkena lempara batu di pelipis.

Kondisi lapangan yang belum kondusif membuat panitia menunda seremoni penyerahan piala dan hadiah di waktu dan tempat yang berbeda. Hal itu disuarakan panitia melalui pengeras suara.

"Pemberian hadiah ditunda, dan akan dilaksanakan bersamaan dengan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila," ujar panitia melalui pengeras suara yang dilihat detikJatim.

Di tengah situasi kacau tersebut, puluhan penonton tampak menjarah besi pembatas lapangan. Mereka membawa pergi sejumlah pagar besi dari lokasi. Aksi juga sempat terekam kamera. Belum diketahui para pelaku penjarahan dari warga mana.



(auh/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads