Garudayaksa FC Puas Imbangi Persebaya di GBT

Super League

Garudayaksa FC Puas Imbangi Persebaya di GBT

Aprilia Devi - detikJatim
Sabtu, 19 Sep 2026 21:15 WIB
Konferensi pers Garudayaksa usai melawan Persebaya Surabaya
Konferensi pers Garudayaksa usai melawan Persebaya Surabaya. (Foto: Aprilia Devi/detikJatim)
Surabaya -

Garudayaksa FC berhasil mengimbangi Persebaya Surabaya dengan skor 1-1 pada pekan ketiga Super League 2026/2027. Hasil imbang ini disyukuri oleh skuad Garudayaksa.

Laga Persebaya vs Garudayaksa berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Sabtu (19/9) sore.

Pelatih Garudayaksa Milos Joksic mengakui timnya lebih banyak bertahan sepanjang pertandingan. Ia menilai Persebaya tampil bagus dan mampu memainkan sepak bola dengan baik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pertama-tama, saya ingin mengucapkan selamat kepada kedua tim atas permainan yang bagus. Kami bermain sangat defensif hari ini karena mereka adalah tim yang luar biasa. Mereka sangat bagus. Mereka memainkan sepak bola langsung dengan sangat baik," ujar Milos saat konferensi pers pertandingan, Sabtu (19/9/2026).

Garudayaksa sendiri sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Alex Martins, sebelum akhirnya menyamakan kedudukan melalui Hamra Hehanussa. Milos mengaku puas dengan satu poin yang didapat timnya.

ADVERTISEMENT

"Saya sangat senang dengan satu poin ini. Kami mencoba melakukan transisi cepat, serangan balik cepat untuk membuat sesuatu hari ini. Tetapi kami tidak bisa menghentikan mereka dengan baik," ungkapnya.

Pelatih asal Serbia itu menyebut Garudayaksa masih dalam proses membangun skuad. Ia mengatakan timnya juga belum tampil dengan kekuatan penuh karena masih ada beberapa pemain yang akan bergabung.

"Kami adalah tim yang sedang dibangun. Kami masih belum memiliki kekuatan penuh. Kami masih memiliki beberapa pemain yang akan datang," tuturnya.

Sementara itu, pemain Garudayaksa Andik Vermansyah turut mengungkapkan rasa syukurnya bisa membawa pulang satu poin dari GBT.

"Pertama, saya bersyukur sekali kami dapat membawa poin pulang ke Bekasi dari tim yang sangat besar seperti Persebaya. Kami sangat bersyukur meskipun tekanan sangat luar biasa kepada kami. Alhamdulillah, kami bersyukur dapat poin di sini," kata Andik.

Pertandingan tersebut juga menjadi momen khusus bagi Andik. Ia dipercaya menjadi starter sekaligus mengenakan ban kapten Garudayaksa saat menghadapi mantan klubnya di hadapan suporter Bonek.

"Jujur, semalam saya susah tidur. Ini salah satu tantangan yang sangat berat buat saya. Apalagi saya sudah sempat terjun ke Liga 2 selama tiga tahun," ujarnya.

"Apalagi saya juga kurang mendapatkan kepercayaan dalam dua pertandingan di Liga 1. Ini juga pertama kalinya saya menjadi starter saat melawan Persebaya. Terus pakai kapten lagi di hadapan suporter Bonek yang luar biasa ini," lanjut Andik.

Ia mengaku mendapat apresiasi dari Milos setelah pertandingan. Namun, Andik ingin terus meningkatkan penampilannya agar mendapat kepercayaan lebih dari pelatih.

"Ya, tadi bilang kepada saya, 'Good job,' seperti itu. Tapi saya juga harus memberikan yang lebih lagi biar lebih percaya lagi kepada saya," ungkapnya.

Andik juga menanggapi teriakan suporter Persebaya yang terdengar sepanjang pertandingan. Ia menganggap hal tersebut sebagai sesuatu yang lumrah dalam sepak bola.

"Iya, itu hal yang sangat lumrah, biasa terjadi di mana-mana. Terus bagaimana caranya saya menghadapi, saya alihkan itu ke suporter saya. Saya ingat-ingat dulu seperti itulah. Terima kasih," pungkasnya.



(auh/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads