Super League

Persik Beberkan Kunci Sukses Imbangi Arema FC

Muhammad Aminudin - detikJatim
Jumat, 18 Sep 2026 23:30 WIB
Pelatih Persik Kediri Marcos Reina bersama gelandang Krisna Bayu Otto. (Foto: Muhammad Aminudin/detikJatim)
Malang -

Persik Kediri berhasil mencuri satu poin krusial usai menahan imbang Arema FC dengan skor 1-1 pada pekan ketiga Super League 2026/2027. Meski sejatinya menargetkan kemenangan penuh, hasil imbang ini dinilai cukup positif mengingat tekanan masif yang dilancarkan tim tuan rumah, terutama di menit-menit akhir pertandingan.

Duel Arema vs Persik berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jumat (18/9) sore.

Pelatih Persik Kediri Marcos Reina mengungkapkan bahwa keberhasilan timnya meraih poin tidak lepas dari kedisiplinan taktik serta keberhasilan mengantisipasi kelebihan skema permainan Arema FC.

Menurutnya, para pemain telah menjalankan instruksi dan gameplay dengan sangat baik, khususnya hingga pertengahan babak kedua.

"Kami berniat untuk membawa pulang kemenangan dari laga ini, dan kami bermain baik sampai sekitar menit ke-70. Nah setelah itu Arema mencoba melakukan tekanan," ujar Reina usai pertandingan.

"Kami tidak berhasil mencetak gol lagi, tapi tetap berhasil membawa pulang satu poin. Kami juga berhasil mengatasi set piece dari Arema dan saya bangga dengan penampilan dari para pemain," sambungnya.

Marcos menjabarkan bahwa skema menekan sejak awal merupakan identitas permainan yang terus ia bangun bersama skuad Macan Putih.

Persik berusaha mengambil inisiatif serangan dengan membangun struktur permainan dari lini belakang demi membendung kontrol permainan yang biasanya didominasi Singo Edan.

"Kami berusaha untuk membangun dengan tiga sampai empat pemain dan membuat Arema tertekan. Arema di laga lain berhasil menguasai kontrol pertandingan, tapi tidak terjadi hari ini karena kami berhasil mengantisipasinya," bebernya.

Marcos menegaskan bahwa antisipasi terhadap potensi serangan balik cepat dan set piece Arema menjadi kunci utama timnya terhindar dari kekalahan. Walaupun lawan tampil makin agresif di penghujung laga, lini pertahanan Persik dinilai mampu berdiri kokoh.

"Kami tahu Arema hebat di counter attack dan juga punya kecepatan di set piece (bola mati), tapi hal itu sudah kami antisipasi. Kami menekan di daerah wilayah kotak penalti. Di menit-menit terakhir mereka lebih agresif dan memainkan strategi mental, tapi kami sudah mengantisipasinya. Arema adalah tim yang sangat berkualitas," tambahnya.

Senada disampaikan gelandang Persik Kediri Krisna Bayu Otto. Ia bersyukur atas raihan satu poin di laga tandang ini. Meski mengakui adanya perubahan dinamika permainan ketika Arema meningkatkan intensitas serangan di babak kedua.

"Secara keseluruhan kita melakukan pertandingan yang bagus. Satu poin di away ini sangat penting bagi kami untuk ke depannya, karena perjalanan masih panjang dan kami akan terus evaluasi agar bisa lebih baik dan lebih kompak lagi," kata Bayu Otto terpisah.

Ia tidak memungkiri bahwa keputusan Arema menambah amunisi di lini depan sempat merusak skema permainan Persik di menit-menit krusial.

"Mungkin Arema memasukkan pemain-pemain depan lebih banyak dan terus menggempur pertahanan kita, jadi kita lebih fokus ke pertahanan. Mungkin itu yang sedikit mengganggu skema kita di menit-menit akhir babak kedua tadi," tutupnya.



Simak Video "Video: Persib Bandung Juara 3 Musim Beruntun!"

(auh/abq)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork