Pagar Stadion Brawijaya Jebol Saat Ricuh Suporter Persik Diperbaiki

Pagar Stadion Brawijaya Jebol Saat Ricuh Suporter Persik Diperbaiki

Andhika Dwi - detikJatim
Selasa, 08 Sep 2026 12:30 WIB
Pagar di Stadion Brawijaya Kediri
Pagar di Stadion Brawijaya Kediri/Foto: Andhika Dwi/detikJatim
Kediri -

Pemerintah Kota Kediri segera merehabilitasi pagar pembatas antara tribun penonton dan lapangan Stadion Brawijaya. Pekerjaan tersebut dilakukan untuk menunjang pertandingan Persik Kediri, sekaligus menyesuaikan dengan standar yang ditetapkan PT Liga Indonesia Baru.

Sebelumnya, pagar ini sempat jebol akibat kericuhan yang terjadi saat laga Persik melawan Dewa United pada Sabtu (5/9/2026).

Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Kediri, Hermawan Agung Tricahyono mengatakan, pihaknya saat ini fokus memperbaiki pagar lama yang roboh. Pagar tersebut akan dibongkar dan dibangun kembali dengan konstruksi yang lebih kuat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bangunan yang lama yang roboh kemarin itu nanti kita bongkar, kemudian kita bersihkan, kita bangun ulang lagi. Tingginya kurang lebih tiga meter, sesuai dengan ketentuan dari PT Liga," kata Hermawan, Rabu (9/9/2026).

ADVERTISEMENT

Untuk tahap awal, rehabilitasi dilakukan pada pagar dengan panjang sekitar 75 meter, sementara total panjang sekitar 485 meter. Pekerjaan selanjutnya akan dilakukan secara bertahap hingga seluruh pagar pembatas tribun dan lapangan diselesaikan, termasuk menyesuaikan standar pada area VIP.

Pagar baru akan menggunakan material besi berdiameter sekitar 12 milimeter dengan tinggi kurang lebih tiga meter. Konstruksinya juga akan diperkuat menggunakan fondasi Strauss dan kolom yang dipasang dengan jarak sekitar tiga hingga lima meter.

"Harapannya lebih kokoh, bukan yang seperti sekarang. Kita upayakan lebih kuat," imbuhnya.

Selain pembangunan pagar baru, Pemkot Kediri juga akan menindaklanjuti rekomendasi PT Liga terkait pagar pembatas di dalam stadion. Sejumlah pagar antarkelompok tribun akan dibongkar untuk menunjang aspek keselamatan dan membuat area stadion lebih terbuka.

Hermawan memastikan pengerjaan rehabilitasi pagar akan dilakukan dengan mempertimbangkan jadwal pertandingan Persik Kediri. Saat pertandingan berlangsung, material maupun aktivitas pekerjaan tidak boleh mengganggu penonton.

"Prinsip dasarnya dikerjakan kemudian segera dipasang. Begitu material yang sudah tidak berfungsi atau yang tidak berguna harus dikeluarkan dari dalam stadion," jelasnya.

Material pekerjaan nantinya akan ditempatkan di area khusus, seperti loading dock dan gudang, sehingga tidak berada di area yang dapat diakses suporter saat pertandingan berlangsung.

Untuk target penyelesaian, Hermawan mengatakan pihaknya masih menyesuaikan metode pelaksanaan dengan kondisi di lapangan. Namun, pekerjaan ditargetkan sudah dalam kondisi clear and clean pada 18 atau 19 Desember.

"Pokoknya harus clear and clean ke tanggal 18 atau 19 Desember. Kita upayakan itu, nanti mungkin menyesuaikan dengan jadwalnya Persik main," pungkas Hermawan.



(irb/hil)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads