Pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati (GDJ) di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, memasuki tahap ketiga. Pekerjaan ditandai dengan pemasangan konstruksi rangka atap stadion.
Proyek dengan nilai sekitar Rp 57 miliar itu menargetkan pekerjaan rangka dan penutup atap sebagai prioritas. Sekitar 70 persen bobot pekerjaan tahap ketiga dialokasikan untuk konstruksi rangka dan penutup atap. Sisanya berupa pekerjaan site development, meliputi pembangunan dinding penahan tanah di area luar stadion serta jalan kawasan.
Pemasangan atap diprioritaskan untuk mengejar penyelesaian sebelum musim penghujan. Untuk mempercepat pekerjaan, tiga crane dioperasikan secara bersamaan dalam proses pemasangan rangka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan menggunakan tiga crane ini kita harapkan di pertengahan September pemasangan rangka sudah selesai dan tinggal memasang atap," kata Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melalui Plt Kepala Dinas Perkim Kabupaten Kediri Irwan Chandra Wahyu Purnama, Kamis (27/8/2026).
Dari target mingguan, penggunaan tiga crane secara bersamaan ini terbukti mempercepat pekerjaan. Proses pemasangan rangka yang dimulai pada 23 Juli pada sisi selatan stadion itu, kini telah menyambung atap bagian barat dan timur.
"Sebagian pekerja juga mulai bergeser mengerjakan rangka atap sisi utara. Dari laporan per 23 Agustus, deviasi pekerjaan plus 35,443 persen," jelas Irwan.
Adapun pada pekerjaan site development, pekerja mulai menggarap dinding penahan tanah luar stadion sisi timur dan selatan. Pekerjaan ini untuk mencegah longsor mengingat elevasi tanah kawasan stadion lebih tinggi dibandingkan lahan sekitar.
Pemerintah Kabupaten Kediri dalam proses pembangunan stadion GDJ ini memperhatikan standar keamanan dan keselamatan sebagaimana rekomendasi dari Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).
Tak hanya pada bagian stadion, kawasan sekitar stadion juga menjadi perhatian. Untuk keamanan mobilitas suporter, akses jalan sebelah utara stadion selain pelebaran rencananya nantinya juga ditambah satu jalur, termasuk di sisi selatan yang dikerjakan oleh Dinas PUPR.
"Akses jalan bagian utara yang saat ini satu jalur rencananya akan ditambah satu jalur sambil kita konsultasikan intens dengan PSSI," tambahnya.
Melihat progres pekerjaan yang telah dicapai, diharapkan keseluruhan pekerjaan selesai sesuai waktu yang telah ditetapkan. Sesuai dengan kontrak kerja, pelaksanaan pekerjaan dijadwalkan selesai 180 hari kalender sejak 3 Juni hingga 29 November.
