Ketum PDIP Megawati Tonton Langsung Final Soekarno Cup 2026 di GBT

Ketum PDIP Megawati Tonton Langsung Final Soekarno Cup 2026 di GBT

Faiq Azmi - detikJatim
Senin, 24 Agu 2026 18:46 WIB
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri menonton langsung piala Soekarno Cup di GBT Surabaya.
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri menonton langsung piala Soekarno Cup di GBT Surabaya. (Foto: Faiq Azmi/detikJatim)
Surabaya -

Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menonton langsung pertandingan final Soekarno Cup 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Senin (24/8/2026) malam. Megawati didampingi putranya Prananda Prabowo.

"Selamat datang kepada Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri," kata Ketua DPD PDIP Jatim Said Abdullah dalam sambutannya.

Said menyatakan Soekarno Cup 2026 di Jawa Timur berjalan dengan baik sejak digelar pada 10 Agustus 2026 lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sejak kick off 10 Agustus 2026 dan hari ini pertandingan puncaknya. Soekarno Cup 2026 berjalan dengan baik," tambahnya.

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri menonton langsung piala Soekarno Cup di GBT Surabaya.Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri menonton langsung piala Soekarno Cup di GBT Surabaya. (Foto: Faiq Azmi/detikJatim)

Laga final Soekarno Cup 2026 mempertemukan Banteng Jawa Barat melawan Banteng Bali akan segera digelar. Puluhan ribu penonton diprediksi akan memadati Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).

ADVERTISEMENT

Ketua DPD PDI Perjuangan (PDIP) Jawa Timur, Said Abdullah menyebut ada lebih dari 15 ribu warga yang mendaftar secara online untuk mendapatkan tiket gratis final Soekarno Cup 2026.

"Animo warga Surabaya luar biasa, bahkan hari ini diperkirakan sekitar 20 ribu masyarakat Surabaya. Lewat pendaftaran di panitia itu sudah 15.800-an, artinya kalau soal animo Surabaya memang luar biasa," kata Said di Surabaya, Senin (24/8/2026).

Said menyebut masyarakat Jatim, khususnya Surabaya sangat fanatik terhadap sepakbola. Setiap ada event sepakbola di Surabaya selalu dipadati penonton.

"Karena Surabaya ini kandangnya Persebaya, memang bagi masyarakat Surabaya sepak bola itu ideologinya masyarakat Surabaya, ideologinya masyarakat Jawa Timur. Bahkan dari berbagai kota di Jawa Timur yang relatif dekat dengan Surabaya itu berduyun-duyun dan kita melihat antrean bus yang luar biasa. Itu bukan mobilisasi, itu mendaftar langsung," jelasnya.



(dpe/dpe)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads