Persebaya tampil tak terkalahkan selama rangkaian pramusim. Meski demikian, masih banyak hal yang harus diperbaiki tim Bajul Ijo jelang menyongsong Super League 2026/2027.
Rangkaian laga pramusim Persebaya dimulai dengan menghadapi PSIS Semarang. Pada laga yang digelar Minggu (19/7) di Stadion Gelora Bung Tomo itu, Bajul Ijo ditahan imbang 2-2.
Seminggu setelahnya, passukan Bernardo Tavares kemudian menatap kompetisi pramusim Piala Presiden 2026. Persebaya tergabung di Grup B dan langsung menghadapi Persija.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Persebaya mampu menang tipis 1-0 atas pasukan Shin tae-yong. Gol semata wayang itu pun hasil bunuh diri pemain Persija, Radovan Pankov di menit 65.
Dua hari kemudian, Persebaya lanjut ditantang PSMS Medan. Lagi-lagi, Bajul Ijo hanya menang tipis 1-0. Gol Persebaya dicetak menit 45 oleh rekrutan barunya, Yuran Fernandes
Di laga pamungkas grup, Sabtu (1/8), Persebaya ditantang Port FC. Bajul Ijo sukses menang dengan skor 2-1. Dua gol Persebaya dicetak Alex Martins dan Miguel Pareira.
Tiga kemenangan, Persebaya itu menempatkan di puncak grup B. Mereka kemudian bertemu dengan rival abadinya Arema FC di babak semifinal pada Selasa (4/8).
Sejatinya laga penuh gengsi itu akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo yang merupakan sebagai tuan rumah Piala Presiden 2026. Namun laga itu akhirnya digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta.
Lagi-lagi, Green Force hanya mampu menang tipis atas Singo Edan. Sebiji gol tersebut dicetak Yuran Fernandes pada menit ke-50. Kemenangan atas Arema FC itu mengantarkan Persebaya ke final Piala Presiden menantang Persib Bandung.
Di final yang digelar pada Kamis (6/8), Persib vs Persebaya sama kuat dengan skor 2-2 hingga waktu normal dan ekstra time. Laga kemudian harus ditentukan dengan adu penalti.
Persebaya mampu keluar sebagai juara Piala Presiden 2026 setelah berhasil keluar sebagai pemenang babak tos-tosan dengan skor skor 5-6.
Rangkaian pramusim Persebaya ditutup dengan laga persahabatan dengan Penang FC pada Sabtu (15/8). Walber Mota membawa Persebaya menang tipis dari klub asal Malaysia itu dengan skor akhir 1-0.
Pemain bertahan Persebaya, Rachmat Irianto, menilai laga penutup menghadapi Penang FC memberikan gambaran bahwa masih memiliki sejumlah hal yang harus diselesaikan sebelum kompetisi resmi bergulir.
"Pertandingan ini menjadi pembelajaran penting bagi kami sebelum mematangkan persiapan menghadapi Liga Indonesia. Kami bisa mengukur perkembangan tim saat menghadapi lawan yang bagus," ujar Rian saat konferensi pers.
Rian sendiri tampil selama 45 menit pada pertandingan tersebut. Ia dipercaya menjadi starter sebelum digantikan Gledson Paixao pada awal babak kedua.
Meski hanya bermain satu babak, pemain berusia 26 tahun itu tetap melihat banyak hal positif dari permainan Persebaya. Namun, ia juga mengingatkan pentingnya memperbaiki detail-detail kecil yang berpotensi menjadi masalah ketika menghadapi kompetisi dengan intensitas lebih tinggi.
"Banyak hal positif yang kami dapatkan, sekaligus ada beberapa kesalahan kecil yang seharusnya tidak perlu terjadi. Itu yang harus kami evaluasi dan perbaiki agar ke depan kami bisa tampil lebih baik," pungkasnya.
Persebaya akan mengarungi Super League musim 2026/2027 pada Sabtu (5/9). Klub yang akan dihadapi di laga perdana adalah Bhayangkara Presisi Lampung di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, kickoff 15.00 WIB.
