Timnas Indonesia akan melakoni laga melawan Singapura pada pertandingan terakhir Grup A Piala AFF 2026. Laga ini menjadi penentu langkah Indonesia ke semifinal. Lantas, laga Indonesia vs Singapura ditayangkan di TV mana?
Duel Singapura kontra Indonesia tersaji di Stadion Jalan Besar, Kallang, Singapura, pada Jumat (7/8/2026). Pertandingan kick off pukul 20.00 WIB.
Indonesia mengawali kiprahnya di Piala AFF 2026 dengan hasil meyakinkan. Garuda sukses mengalahkan Kamboja 5-1 pada laga perdana, lalu melanjutkan tren positif dengan menundukkan Timor Leste 3-0.
Namun, laju tersebut terhenti saat menghadapi juara bertahan Vietnam. Bermain di Stadion Pakansari, Bogor, Indonesia harus mengakui keunggulan lawannya setelah kalah 0-3.
Kekalahan itu membuat Indonesia turun ke posisi ketiga klasemen sementara. Rizky Ridho dkk mengoleksi 6 poin dari 3 pertandingan.
Di sisi lain, Singapura tampil cukup konsisten. The Lions membuka turnamen dengan kemenangan 2-1 atas Kamboja, kemudian mengalahkan Timor Leste 2-0. Pada laga ketiga, Singapura sukses menahan imbang Vietnam tanpa gol.
Hasil tersebut membuat Singapura berada di posisi kedua klasemen, hanya kalah selisih gol dari Vietnam. Bermain di kandang sendiri lawan Indonesia, Singapura hanya membutuhkan satu poin untuk memastikan tiket ke semifinal.
Meski berada dalam situasi tertekan, gelandang Timnas Indonesia Marc Klok menegaskan Garuda datang ke Singapura dengan tekad bangkit setelah kekalahan dari Vietnam.
"Kami datang ke Singapura dengan misi yang jelas. Kami telah memulai turnamen dengan kepercayaan diri tinggi. Lalu kami menderita kekalahan beberapa hari lalu, yang merupakan hal wajar di sepakbola," kata Klok dikutip dari detikSport.
Klok menilai, kekalahan dari Vietnam justru menjadi momentum bagi Indonesia untuk menunjukkan karakter sebagai sebuah tim.
"Saya pikir, cara terbaik untuk menunjukkan identitas kami adalah bangkit di masa sulit. Ketika semua berjalan sempurna sesuai rencana, menjadi mudah mudah untuk melempar pujian dan menjadi percaya diri," terangnya.
"Namun ketika Anda tetap bisa percaya diri di masa-masa penuh keraguan, itulah saat jati diri dan kualitas kepemimpinan benar-benar dibutuhkan," tambahnya.
(auh/hil)