Respons Port FC Usai Ditekuk Persebaya 2-1

Respons Port FC Usai Ditekuk Persebaya 2-1

Aprilia Devi - detikJatim
Sabtu, 01 Agu 2026 23:50 WIB
Pelatih Port FC Sarawut Treephan dan kiper Michael Aksel Bataican
Pelatih Port FC Sarawut Treephan dan kiper Michael Aksel Bataican (Foto: Aprilia Devi/detikJatim)
Surabaya -

Port FC harus mengakhiri perjalanan di Piala Presiden 2026 setelah kalah 1-2 dari Persebaya. Tim asal Thailand tersebut tak akan melaju ke semifinal.

Pelatih Port FC Sarawut Treephan menilai kekalahan tersebut terjadi setelah Port FC kehilangan satu pemain pada babak kedua.

"Ya, tentu saja, sangat kecewa. Sangat kecewa karena kami tidak lolos. Namun di dalam pertandingan, jika bicara soal pertandingan, kami kehilangan satu pemain di babak kedua," kata Sarawut saat konferensi pers setelah pertandingan, Sabtu (1/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain mengevaluasi pertahanan, Sarawut juga akan fokus menangani pemain-pemain Port FC yang mengalami cedera. Ia menyebut kondisi para pemain akan menjadi perhatian tim setelah kembali ke Thailand.

ADVERTISEMENT

"Hal ini perlu kami benahi saat kembali ke Thailand," tuturnya.

Sementara itu, terkait kartu merah yang diterima Bruno, Sarawut menyebut insiden tersebut merupakan bagian dari semangat dan gairah pemain dalam pertandingan.

"Ya, ini semua tentang gairah dan semangat dalam pertandingan. Ini tentang seorang pemain untuk tim, Bruno tahu cara dia bermain, bagaimana karakternya, dan dia ingin memberikan lebih. Ya, ini murni tentang passion di dalam pertandingan," ungkapnya.

Sementara itu, kiper Port FC Michael Aksel Bataican mengakui kualitas tim-tim yang tampil di Piala Presiden 2026.

"Saya pikir saya sangat menghormati semua tim di sini. Kita bisa melihat kualitasnya. Tidak mudah untuk bermain di sini, tetapi sekali lagi ini adalah kekecewaan besar karena sebagai juara bertahan, kami tidak bisa tampil lebih baik dalam dua minggu terakhir ini," kata Michael.

Michael menyebut Port FC saat ini juga sedang dalam proses membangun tim karena banyak pemain baru yang bergabung. Turnamen Piala Presiden 2026 menjadi bagian dari persiapan mereka di masa pramusim.

"Saya pikir kami sudah mencoba, tetapi pada akhirnya, kami juga tim baru, banyak pemain baru, dan masih di awal masa pramusim," ujarnya.

Menurut Michael, kondisi semakin sulit ketika Port FC harus bermain dengan 10 pemain. Apalagi, mereka tertinggal 1-2 dari Persebaya sehingga harus berjuang mengejar ketertinggalan dengan jumlah pemain yang lebih sedikit.

"Jadi, ya, ini memang sulit, terlebih lagi hari ini kami harus bermain dengan 10 orang. Namun saya rasa kami sangat menghormati tim-tim di sini, ini tidak mudah," pungkasnya.



(ihc/abq)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads