Viral di media social pertandingan sepak bola antar kampung (tarkam) Turnamen Perseka Muda Cup XX Piala Bupati Sidoarjo 2026 di Lapangan Desa Kepuhkiriman, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, berakhir ricuh.
Laga semifinal yang mempertemukan Tambak Sawah FC melawan Poras FC dari Desa Banjar Kemuning, Kecamatan Sedati, terpaksa dihentikan sebelum waktu normal usai.
Kericuhan terjadi pada Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pertandingan dimulai pukul 16.00 WIB. Hingga babak pertama usai pukul 16.30 WIB, Tambak Sawah FC unggul 1-0.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memasuki babak kedua yang dimulai pukul 16.45 WIB, suasana pertandingan memanas. Pada menit ke-55 terjadi gesekan antarpemain di dalam lapangan.
Insiden tersebut memicu emosi sejumlah pendukung Poras FC yang kemudian masuk ke lapangan. Mereka diduga melakukan pemukulan terhadap beberapa pemain Tambak Sawah FC sehingga kericuhan tidak dapat dihindari.
Salah seorang penonton yang mengaku Waluyo (28), mengatakan dirinya menyaksikan langsung kejadian tersebut. Ia mengatakan keributan bermula dari insiden kecil antarpemain, namun situasi membesar setelah suporter masuk ke lapangan.
"Awalnya hanya gesekan kecil antarpemain. Setelah itu pendukung salah satu tim masuk ke lapangan dan terjadi saling pukul antara pemain dengan penonton," ujar Waluyo kepada detikJatim melalui telepon selulernya, Jumat (24/7/2026).
Melihat situasi yang tidak lagi kondusif, panitia memutuskan menghentikan pertandingan sekitar pukul 17.20 WIB. Tambak Sawah FC kemudian dinyatakan sebagai pemenang karena saat laga dihentikan masih unggul 1-0.
Pertandingan resmi berakhir sekitar pukul 17.30 WIB. Meski sempat terjadi kericuhan di tengah laga, situasi akhirnya dapat dikendalikan dan kegiatan dinyatakan selesai dalam keadaan aman serta kondusif. Hingga kini belum ada laporan resmi mengenai korban maupun kerusakan akibat insiden tersebut.
