Demam Piala Dunia 2026 membawa berkah bagi Wildan Sholihin, pelukis asal Desa Karanganom, Kecamatan Karangbinangun, Lamongan. Sejak turnamen sepak bola terbesar di dunia itu bergulir, studio lukis miliknya dipenuhi pesanan dari para penggemar yang ingin mengabadikan pemain idolanya dalam bentuk lukisan.
Di studionya, kuas terus menari di atas kanvas. Goresan demi goresan membentuk wajah Lionel Messi yang tengah merayakan gol. Tak jauh dari sana, potret Cristiano Ronaldo dan Kylian Mbappe menunggu giliran untuk diselesaikan.
Wildan mengaku permintaan lukisan bertema sepak bola meningkat selama Piala Dunia 2026 berlangsung. Mayoritas pelanggan memesan potret para bintang dunia seperti Messi, Ronaldo, hingga Mbappe.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelukis Lamongan kebanjiran pesanan lukisan Messi hingga Ronaldo Foto: Eko Sudjarwo/detikJatim |
"Sejak Piala Dunia dimulai, pesanan memang meningkat. Yang paling banyak dipesan tetap pemain-pemain seperti Messi, Ronaldo, sampai Mbappe," kata Wildan kepada wartawan, Minggu (12/7/2026).
Selain memanfaatkan momentum Piala Dunia, Wildan juga aktif mempromosikan proses pembuatan lukisannya melalui media sosial. Video yang menampilkan tahapan pengerjaan karya tersebut berhasil menarik perhatian warganet dan mendatangkan pelanggan baru.
Pesanan yang diterimanya tidak hanya berasal dari berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga dari luar negeri.
"Karena banyak konten piala dunia, jadi banyak juga pesanan yang masuk. Yang banyak sih Ronaldo, Messi, Mbappe," ujarnya.
Lama pengerjaan setiap lukisan bergantung pada ukuran kanvas dan tingkat kerumitannya. Untuk kanvas berukuran 30 x 40 sentimeter, Wildan membutuhkan waktu sekitar dua hari. Sementara lukisan berukuran 60 x 80 sentimeter hingga 80 x 100 sentimeter dapat diselesaikan dalam waktu sekitar satu pekan.
Harga lukisan yang ditawarkan juga bervariasi. Untuk ukuran standar, Wildan mematok harga mulai Rp 500 ribu. Adapun lukisan berukuran besar dengan detail tinggi dibanderol hingga Rp 3,5 juta.
Menurut Wildan, pelanggan tidak selalu meminta potret pemain yang sedang tampil di Piala Dunia. Banyak di antaranya membawa foto selebrasi atau momen ikonik pemain favorit untuk dituangkan ke atas kanvas.
"Kalau lama pengerjaan tergantung dengan tingkat kerumitannya, bisa 1 atau 2 hari, ada juga yang 1 minggu," imbuhnya.
Momentum Piala Dunia 2026 menjadi berkah tersendiri bagi Wildan. Saat jutaan orang menikmati pertandingan dari layar televisi, ia justru berpacu dengan waktu menyelesaikan satu per satu pesanan para pencinta sepak bola.
"Kebetulan saya juga suka sepakbola," tutur Wildan.
Bagi Wildan, sepak bola bukan sekadar pertandingan selama 90 menit. Melalui goresan kuasnya, euforia Piala Dunia berubah menjadi karya seni yang tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga menjadi kenangan bagi para penggemarnya.

