Kebersamaan Telmo Castanheira dengan Persik Kediri resmi berakhir setelah kompetisi Super League 2025/2026 usai. Gelandang asal Portugal itu mengucapkan salam perpisahan kepada Macan Putih setelah menjalani satu musim bersama klub kebanggaan masyarakat Kediri tersebut.
Kepastian itu disampaikan Telmo melalui unggahan di media sosial pribadinya. Dalam pesannya, pemain berusia 34 tahun tersebut menyampaikan rasa terima kasih kepada klub dan seluruh pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanannya selama berseragam Persik.
"Terima kasih Persik Kediri untuk musim 2025/2026. Merupakan sebuah kehormatan bisa mewakili klub ini dan saya akan selalu mengenang momen-momen tak terlupakan di Stadion Brawijaya," tulis Telmo di akun @telmocastanheira yang dilihat detikJatim, Kamis (4/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Telmo bergabung dengan Persik pada awal musim 2025/2026 atas rekomendasi pelatih Ong Kim Swee. Keduanya sebelumnya pernah bekerja sama saat membela klub Malaysia, Sabah FC.
Pada awal kedatangannya, Telmo langsung menjadi salah satu pemain penting di lini tengah Persik. Ia hampir selalu mendapat tempat di starting XI dan menjadi andalan Ong Kim Swee dalam menjaga keseimbangan permainan tim.
Namun situasi berubah ketika kursi pelatih beralih kepada Marcos Reina. Selain faktor kebutuhan taktikal, Telmo juga sempat mengalami cedera serta harus absen akibat hukuman kartu. Kondisi tersebut membuat menit bermainnya tidak sebanyak pada awal musim.
Meski demikian, Telmo tetap mampu memberikan kontribusi saat dibutuhkan tim. Setelah pulih dari cedera, ia beberapa kali dipercaya berduet dengan Imanol Garcia di lini tengah untuk memperkuat permainan Persik.
Sepanjang Super League 2025/2026, Telmo mencatatkan 21 penampilan bersama Macan Putih. Dari jumlah tersebut, ia berhasil menyumbangkan dua gol dan satu assist.
Pemain asal Portugal itu mengakui musim pertamanya di Indonesia tidak berjalan mudah. Namun berbagai tantangan yang dihadapi justru menjadi pengalaman berharga dalam perjalanan kariernya.
"Musim ini penuh tantangan dan perjuangan. Saya bersyukur bisa kembali tepat waktu untuk membantu tim di masa sulit," ujarnya.
Meski hanya semusim membela Persik, Telmo mengaku mendapatkan banyak pengalaman berkesan selama berada di Kediri. Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukungnya sepanjang musim.
"Terima kasih kepada semua orang luar biasa yang saya temui selama perjalanan ini. Saya pergi membawa kenangan indah yang akan selalu saya simpan," tutupnya.
Kepergian Telmo menambah daftar pemain yang meninggalkan Persik setelah berakhirnya musim 2025/2026. Sebelumnya, kiper asal Brasil Leo Navacchio juga telah lebih dulu mengucapkan salam perpisahan kepada Macan Putih.
(irb/hil)
